Mamuju, SorotanPena.Id – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat turut ambil bagian dalam kegiatan Fasilitasi Diskusi Pra Pertemuan Kemitraan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria yang dilaksanakan oleh RSSH Adinkes di Kabupaten Mamuju, Kamis (16/04/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna meningkatkan efektivitas pengendalian penyakit menular di daerah.
Partisipasi DKPPKB Sulbar sejalan dengan misi pembangunan Provinsi Sulawesi Barat dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, sebagaimana dicanangkan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka. Penanggulangan penyakit menular seperti AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Kegiatan tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, di antaranya PC RSSH ATM Provinsi Sulawesi Barat Tonno Gazali, Kepala Bappepan Kabupaten Mamuju Budianto Muin, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju dr. Sita Harit Ibrahim, Plt. Kepala Dinas PPKB Mamuju Bambang Pony Wiratmoko, serta perwakilan OPD lingkup Kabupaten Mamuju.
Dalam forum tersebut, sejumlah isu strategis dibahas, mulai dari penguatan kolaborasi lintas sektor, integrasi program penanggulangan penyakit, hingga dukungan kebijakan dan pembiayaan untuk meningkatkan efektivitas intervensi di lapangan. Penanggulangan Tuberkulosis juga menjadi perhatian khusus, mengingat program ini merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat Pemerintah Pusat di bidang kesehatan.
Perwakilan DKPPKB Sulbar, Muh. Saleh selaku Ketua Tim Kerja Promosi Kesehatan, Kesehatan Komunitas, dan Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan, menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif dalam penanganan penyakit menular.
Secara terpisah, Kepala DKPPKB Sulbar dr. Nursyamsi Rahim menyatakan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan program penanggulangan AIDS, TB, dan Malaria berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Melalui forum ini, kita dapat menyamakan persepsi serta memperkuat komitmen bersama dalam upaya pengendalian penyakit menular,” ujarnya.
Melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan ini, DKPPKB Sulbar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemitraan dan kolaborasi dalam pembangunan kesehatan, guna mewujudkan masyarakat Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera. (Adv/Rls)











