Pasangkayu, SorotanPena.Id — Tim Kerja Promosi Kesehatan, Kesehatan Komunitas, dan Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) bagi petugas promosi kesehatan di Puskesmas Lariang, Kabupaten Pasangkayu, Jumat (10/4/2026).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas petugas dalam mengelola media kesehatan sebagai sarana edukasi yang efektif, khususnya di era digital yang semakin berkembang.
Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, secara terpisah menyampaikan bahwa pemanfaatan platform media sosial menjadi langkah strategis dalam mendiseminasikan informasi kesehatan kepada masyarakat secara luas.
“Edukasi melalui media sosial menjadi salah satu upaya penting dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Ini juga sejalan dengan keterbukaan informasi publik yang terus didorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka,” ujarnya.
Dalam bimtek tersebut, peserta mendapatkan penguatan terkait teknik pengelolaan media kesehatan, mulai dari penyusunan pesan yang menarik hingga strategi penyebaran informasi yang tepat sasaran guna mendorong perubahan perilaku hidup sehat.
Muh Faturrahman bersama Muh Saleh dari DKPPKB Sulbar memberikan coaching langsung terkait kehumasan dan strategi komunikasi kesehatan yang adaptif. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada pemanfaatan media sosial sebagai kanal utama edukasi, serta teknik menyusun konten yang komunikatif dan mudah dipahami masyarakat.
Pelatihan berlangsung secara interaktif dengan pendekatan praktik langsung, sehingga peserta dapat mengaplikasikan materi yang diperoleh dalam kegiatan promosi kesehatan di wilayah kerja masing-masing.
Kepala Puskesmas Lariang, Putu Suastika, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, bimtek ini sangat membantu meningkatkan kapasitas petugas promosi kesehatan di tingkat puskesmas.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami, khususnya dalam meningkatkan kemampuan petugas dalam mengelola media kesehatan yang lebih efektif dan menarik,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan petugas promosi kesehatan di Puskesmas Lariang semakin kompeten dalam memanfaatkan media sebagai sarana edukasi, sehingga pesan-pesan kesehatan dapat tersampaikan lebih luas dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. (Adv/Rls)







