Mamuju, SorotanPena.Id – Dalam rangka memperingati Hari Sadar Bising Sedunia (International Noise Awareness Day) setiap 24 April, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan pendengaran melalui pola hidup yang aman dari paparan kebisingan.
Peringatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan dampak negatif kebisingan yang dapat memicu gangguan pendengaran, baik sementara maupun permanen, jika tidak dicegah sejak dini.
DKPPKB Sulbar menekankan bahwa kebiasaan sehari-hari, seperti penggunaan earphone dengan volume tinggi dalam durasi lama, serta paparan suara bising di lingkungan kerja dan aktivitas, merupakan faktor risiko utama yang perlu dikendalikan.
Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau menerapkan perilaku sederhana, antara lain menjaga volume suara maksimal 60 persen, membatasi penggunaan earphone tidak lebih dari 60 menit, menggunakan pelindung telinga di lingkungan bising, menghindari paparan suara keras dalam waktu lama, serta melakukan pemeriksaan telinga secara rutin.
Upaya ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, sebagaimana tertuang dalam Panca Daya di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.
Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa menjaga kesehatan pendengaran merupakan bagian penting dari kualitas hidup masyarakat.
“Kesadaran untuk melindungi pendengaran harus dimulai dari diri sendiri. Kebiasaan sederhana seperti mengatur volume dan durasi penggunaan perangkat audio dapat mencegah gangguan pendengaran di masa depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, edukasi kesehatan perlu terus digencarkan agar masyarakat lebih memahami pentingnya pencegahan dibandingkan pengobatan.
Melalui peringatan ini, DKPPKB Sulbar berharap masyarakat semakin sadar menjaga kesehatan telinga, sehingga dapat menjalani kehidupan yang lebih sehat, produktif, dan berkualitas menuju Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera. (Adv/Rls)












