Mamuju, SorotanPena.Id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Sulbar Nomor 23 Tahun 2026 tentang pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Program ini menyasar ASN di lingkup pemerintah provinsi, instansi vertikal, serta organisasi profesi di wilayah Sulawesi Barat sebagai bagian dari upaya memperkuat deteksi dini risiko kesehatan.
Kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari akselerasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Republik Indonesia, sekaligus mendukung Panca Daya Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
Pelaksanaan CKG dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan ASN sekaligus mendorong produktivitas kerja melalui pemantauan kesehatan yang sistematis dan berkelanjutan.
Seluruh ASN diwajibkan mengikuti pemeriksaan kesehatan secara berkala sesuai jadwal dan ketentuan teknis yang akan diatur lebih lanjut oleh DKPPKB Sulbar. Pemeriksaan meliputi skrining kesehatan umum, tes laboratorium sederhana, serta konsultasi kesehatan dasar.
Pimpinan perangkat daerah, instansi vertikal, hingga organisasi profesi diminta memastikan partisipasi aktif seluruh ASN di lingkungannya. Dukungan pimpinan dinilai menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program ini.
DKPPKB Sulbar menegaskan, seluruh data hasil pemeriksaan bersifat rahasia dan hanya digunakan untuk kepentingan analisis kesehatan kolektif serta pengembangan program preventif.
Progres pelaksanaan program ini akan dilaporkan secara berkala kepada Gubernur Sulawesi Barat sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi.
Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menyatakan bahwa Cek Kesehatan Gratis merupakan langkah konkret membangun budaya hidup sehat di kalangan ASN.
“Melalui deteksi dini, faktor risiko kesehatan dapat diketahui lebih awal sehingga intervensi bisa segera dilakukan. ASN yang sehat akan lebih produktif dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Melalui program ini, Pemprov Sulbar menargetkan terwujudnya ASN yang sehat, produktif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan daerah menuju Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera. (Adv/Rls)







