Dinkes PPKB Sulbar Perkuat Sinergi dengan Kemenkes, Matangkan Kampanye Promosi Kesehatan Nasional

MAMUJU, SOROTANPENA.ID – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam mendukung transformasi layanan kesehatan primer melalui penguatan promosi kesehatan.

Komitmen tersebut diwujudkan dengan keikutsertaan Ketua Tim Kerja Promosi Kesehatan, Kesehatan Komunitas, dan Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Dinkes PPKB Sulbar, Muh. Saleh, dalam Pembahasan Edukasi Kampanye Program Prioritas Bulan Agustus dan September 2026 yang diselenggarakan Direktorat Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kementerian Kesehatan RI secara daring, Jumat (31/7/2026).

Forum nasional tersebut membahas strategi edukasi dan kampanye kesehatan yang akan menjadi prioritas pemerintah selama Agustus hingga September 2026 sebagai bagian dari implementasi transformasi layanan primer.

Keikutsertaan Dinkes PPKB Sulbar sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, yakni “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera”, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui kolaborasi bersama Kementerian Kesehatan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong penyelenggaraan edukasi kesehatan yang efektif, inovatif, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Dalam pertemuan yang dipimpin Direktorat Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kementerian Kesehatan RI tersebut, peserta membahas penyusunan materi edukasi, strategi komunikasi, serta pemanfaatan berbagai kanal media untuk mendukung kampanye kesehatan nasional pada Agustus dan September 2026.

Kepala Dinkes PPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa promosi kesehatan menjadi salah satu pilar utama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Promosi kesehatan bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi membangun kesadaran dan mengubah perilaku masyarakat menuju hidup sehat. Karena itu, Dinkes PPKB Sulbar terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Kesehatan agar setiap kampanye kesehatan dapat diterjemahkan menjadi gerakan nyata hingga ke tingkat desa, puskesmas, dan komunitas. Dengan kolaborasi yang kuat, kita optimistis dapat mendukung terwujudnya masyarakat Sulawesi Barat yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera,” ujar dr. Nursyamsi Rahim.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Promosi Kesehatan, Kesehatan Komunitas, dan Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan, Muh. Saleh, mengatakan hasil pembahasan dalam forum nasional tersebut akan menjadi acuan bagi Dinkes PPKB Sulbar dalam menyusun strategi komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) kesehatan yang selaras dengan kebijakan nasional.

Menurutnya, penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi langkah penting untuk memastikan pesan-pesan kesehatan dapat diterima masyarakat secara efektif serta mendorong perubahan perilaku hidup sehat.

Melalui partisipasi aktif dalam forum tersebut, Dinkes PPKB Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor, meningkatkan kualitas promosi kesehatan, serta mendukung percepatan transformasi sistem kesehatan nasional guna menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, merata, dan berkelanjutan bagi masyarakat Sulawesi Barat. (Adv/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *