MAMUJU, SOROTANPENA.ID — Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, memaparkan penguatan intervensi gizi spesifik dan pelayanan kesehatan sepanjang siklus kehidupan untuk mencegah stunting.
Materi tersebut disampaikan dalam kegiatan Diseminasi dan Edukasi Pangan Fungsional Hasil Riset dan Inovasi untuk Percepatan Penanganan Stunting di Hotel Grand Maleo, Mamuju, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat dan pemangku kepentingan daerah mengenai pemanfaatan pangan fungsional.
Selain itu, kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat sinergi pengembangan pangan berbasis sumber daya lokal guna memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.
Nursyamsi menyampaikan materi dalam sesi gelar wicara bertema “Masyarakat Sehat, Tumbuh Optimal dan Berdaya Saing”. Pembahasannya berfokus pada penguatan intervensi gizi spesifik serta pelayanan kesehatan sepanjang siklus kehidupan sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting. (Adv/Rls)






