Mamuju, SorotanPena.Id – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, memimpin apel besar yang dirangkaikan dengan kegiatan Halal Bihalal Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar, Senin, 30 Maret 2026.
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh jajaran pejabat dan staf lingkup Pemprov Sulbar sebagai upaya mempererat hubungan kerja pasca perayaan hari besar keagamaan.
Usai apel, Gubernur Suhardi Duka menyampaikan bahwa Halal Bihalal menjadi momentum penting untuk membangun saling pengertian antara pimpinan dan staf.
“Halal Bihalal ini menjadi momentum bagi kita untuk saling memahami antara pejabat dan staf, sekaligus mendekatkan hubungan,” ujar Suhardi Duka.
Ia menekankan, tradisi saling berjabat tangan memiliki makna lebih dari sekadar formalitas, melainkan sebagai bentuk keterikatan emosional antarpegawai.
“Berjabat tangan itu merupakan keterpautan hati. Kita menyampaikan permohonan maaf secara langsung, dan itu memiliki makna yang berbeda,” jelasnya.
Menurutnya, prosesi berjabat tangan yang dilakukan, meski memakan waktu cukup lama, merupakan bagian penting dalam membangun keharmonisan di lingkungan kerja.
“Oleh karena itu, kita lakukan hari ini. Berjabat tangan satu per satu, meskipun panjang, adalah bagian dari upaya menyatukan hati antara pimpinan dan staf di Provinsi Sulbar,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta hubungan kerja yang semakin solid dan harmonis di lingkup Pemprov Sulbar. (Rls/*)












