Sekda Sulbar Buka Seleksi Kafilah MTQ VIII Korpri Nasional, Targetkan Prestasi di Tingkat Nasional

MAMUJU, SOROTANPENA.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, secara resmi membuka Seleksi Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Provinsi Sulawesi Barat menuju MTQ Korpri Tingkat Nasional Tahun 2026. Kegiatan yang digelar secara virtual, Kamis (2/7/2026), menjadi tahap awal penjaringan aparatur sipil negara (ASN) terbaik yang akan mewakili Sulbar di ajang nasional.

Dalam sambutannya, Junda Maulana mengapresiasi panitia dan jajaran pengurus Korpri Sulbar yang tetap mampu menyelenggarakan seleksi di tengah keterbatasan fiskal daerah. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan wujud kolaborasi dan komitmen bersama dalam mendukung pembinaan ASN di bidang keagamaan, sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.

“Ini merupakan hasil kolaborasi, kerja sama, dan kreativitas teman-teman pengurus Korpri sehingga kegiatan seleksi tetap dapat terlaksana. Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia,” ujar Junda.

Sebanyak 30 ASN mengikuti seleksi untuk memperebutkan tujuh cabang lomba yang akan dipertandingkan pada MTQ Korpri Tingkat Nasional VIII di Provinsi Sulawesi Selatan.

Junda menegaskan, Sulbar tidak hanya ingin menjadi peserta dalam ajang tersebut, tetapi juga menargetkan prestasi terbaik melalui proses seleksi yang objektif dan berkualitas.

“Kita tidak ingin hanya sekadar menjadi peserta. Kita ingin hadir dengan membawa prestasi. Karena itu, seleksi ini bertujuan memilih yang terbaik dari peserta-peserta terbaik yang telah mendaftar,” katanya.

Ia optimistis Sulbar memiliki potensi besar untuk kembali berprestasi di tingkat nasional. Optimisme itu didasarkan pada capaian kafilah Sulbar pada penyelenggaraan MTQ Korpri sebelumnya yang mampu menunjukkan hasil membanggakan.

Karena itu, Junda meminta Dewan Hakim menjaga profesionalisme, objektivitas, dan integritas selama proses seleksi berlangsung. Sementara kepada seluruh peserta, ia berpesan agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan menampilkan kemampuan terbaik.

“Saya yakin dengan kapasitas Dewan Hakim yang memiliki pengalaman dan kompetensi. Kepada seluruh peserta, tampilkan kemampuan terbaik hari ini karena inilah momentum untuk menunjukkan kualitas yang dimiliki,” pesannya.

Mengingat seleksi dilaksanakan secara daring, Junda juga mengingatkan panitia untuk memastikan kesiapan jaringan internet dan seluruh perangkat pendukung agar proses penilaian berlangsung lancar dan tidak terganggu kendala teknis.

“Jangan sampai kendala teknis seperti jaringan atau audio memengaruhi objektivitas penilaian. Ini harus benar-benar dipastikan oleh panitia,” tegasnya.

Usai proses seleksi, tujuh peserta terbaik yang terpilih akan mengikuti pembinaan intensif sebelum diberangkatkan mewakili Sulawesi Barat pada MTQ Korpri Tingkat Nasional VIII yang akan diselenggarakan di Kota Makassar dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.

Pembinaan akan melibatkan para kiai dan pembina berpengalaman guna meningkatkan kemampuan teknis peserta, sekaligus mempersiapkan aspek mental dan fisik agar mampu bersaing di tingkat nasional.

Menutup sambutannya, Junda berharap seleksi tersebut tidak hanya menghasilkan kafilah berprestasi, tetapi juga mampu memperkuat implementasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan birokrasi.

“Melalui kegiatan ini kita ingin menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam birokrasi sehingga mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berintegritas sebagaimana visi pembangunan Sulawesi Barat,” tutupnya. (Rls/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *