BEKASI, SOROTANPENA.ID — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat meraih hasil penilaian sangat baik dalam evaluasi dokumen Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027.
Penilaian tersebut merupakan bagian dari Pertemuan Penilaian Dokumen Perencanaan Hasil Pendampingan Tata Kelola Program Kesehatan Tahun 2026 yang berlangsung pada 26–31 Oktober 2026 di Hotel Aston Bekasi, Jawa Barat. Kegiatan ini diselenggarakan Kementerian Kesehatan RI bekerja sama dengan Global Fund.
Dokumen Renja DKPPKB Sulbar sebelumnya telah melalui pendampingan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas). Dalam pertemuan tersebut, dokumen dipaparkan dan dievaluasi oleh tim penilai dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri, dengan pengawasan Global Fund.
Evaluasi mencakup kesesuaian dokumen dengan regulasi dan Rencana Induk Bidang Kesehatan, serta keselarasan kebijakan pembangunan kesehatan pusat dan daerah. Penilaian ini bertujuan memastikan program yang direncanakan sesuai dengan kebutuhan daerah, mendukung prioritas pembangunan, dan memiliki hasil yang terukur.
Secara terpisah, Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi dorongan bagi jajarannya untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan dan tata kelola program kesehatan.
Menurutnya, perencanaan harus mampu menerjemahkan kebutuhan masyarakat ke dalam program dan kegiatan yang jelas, terukur, serta dapat dipertanggungjawabkan.
“Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan mitra pembangunan, Sulawesi Barat terus memperkuat fondasi pembangunan kesehatan yang berkelanjutan demi terwujudnya Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera,” ujar Nursyamsi.
Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penyempurnaan perencanaan program kesehatan Tahun 2027, terutama dalam penentuan prioritas, peningkatan efektivitas program, dan penggunaan anggaran yang berorientasi pada manfaat bagi masyarakat.
Penguatan perencanaan ini sejalan dengan visi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera”, melalui pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
DKPPKB Sulbar berkomitmen melanjutkan koordinasi lintas sektor agar program kesehatan Tahun 2027 semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan mendukung peningkatan derajat kesehatan di Sulawesi Barat. (Adv/Rls)







