MAMUJU, Sorotanpena.id – Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum krusial bagi generasi muda di Sulawesi Barat untuk merebut tongkat estafet kepemimpinan daerah. Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (DPW PSI) Sulawesi Barat menegaskan bahwa anak muda tidak boleh lagi hanya diposisikan sebagai penonton apalagi komoditas politik elektoral, melainkan aktor utama di garis depan pembangunan.
Sekretaris DPW PSI Sulbar, Iswan, menegaskan bahwa nilai-nilai Sumpah Pemuda harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Menghadapi era percepatan digital dan transformasi ekonomi, keberanian ide serta idealisme pemuda menjadi kunci utama kemajuan Sulbar.
”Sumpah Pemuda jangan berhenti pada seremoni tahunan. Ini alarm pengingat bahwa arah masa depan Sulawesi Barat bergantung pada anak muda yang berani mengambil tanggung jawab dan mengeksekusi ide segar mereka,” ujar Iswan dalam keterangan tertulisnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, PSI Sulbar membuka ruang kolaborasi, program mentorship, dan kaderisasi politik seluas-luasnya di enam kabupaten se-Sulbar. Keterlibatan aktif generasi muda di sektor publik dinilai akan mempercepat solusi atas persoalan konkret di akar rumput, mulai dari mutu pendidikan hingga penciptaan lapangan kerja berbasis ekonomi kreatif dan digital.
”Sudah saatnya sekat-sekat perbedaan dirobohkan. Kami mengajak seluruh elemen pemuda di Sulbar bersatu, berkolaborasi, dan mengambil peran nyata. Hari ini saatnya pemuda memimpin transformasi,” tegas Iswan.(*)






