MAMUJU, SOROTANPENA.ID – Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Provinsi Sulawesi Barat akan menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) V Tahun 2026 sebagai forum tertinggi organisasi untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan sekaligus memilih Ketua Umum PBVSI Sulbar periode 2026–2030.
Musprov dijadwalkan berlangsung pada 21–22 Juni 2026 di Hotel Calista, Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan ini dilaksanakan seiring berakhirnya masa bakti Pengurus Provinsi PBVSI Sulbar periode 2023–2026 yang dipimpin Abdul Halim.
Selain menjadi wadah pertanggungjawaban organisasi, Musprov juga menjadi momentum strategis untuk menentukan arah kebijakan dan kepemimpinan baru dalam upaya memperkuat pembinaan serta meningkatkan prestasi bola voli Sulawesi Barat di tingkat regional maupun nasional.
Ketua Panitia Pelaksana Musprov V PBVSI Sulbar, M. Rusli Ishak, mengatakan pelaksanaan Musprov merupakan amanat organisasi yang wajib dilaksanakan sesuai ketentuan setelah berakhirnya masa kepengurusan sebelumnya.
“Musprov menjadi forum tertinggi organisasi untuk mengevaluasi program kerja yang telah berjalan, memilih kepemimpinan baru, serta menyusun langkah-langkah strategis dalam pengembangan bola voli Sulawesi Barat ke depan,” ujar Rusli Ishak.
Ia menjelaskan, panitia telah menetapkan sejumlah persyaratan bagi bakal calon Ketua Umum PBVSI Sulbar. Secara umum, calon harus memiliki dedikasi, integritas, dan tanggung jawab terhadap kemajuan olahraga bola voli, mampu menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, serta memiliki komitmen kuat dalam mendukung pembinaan dan pengembangan prestasi atlet.
Selain itu, calon tidak boleh terlibat dalam organisasi atau kegiatan yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. Jabatan Ketua Umum, Wakil Ketua Umum/Ketua Harian, Sekretaris Umum maupun Bendahara Umum PBVSI juga tidak diperkenankan merangkap jabatan pada organisasi bola voli lain dalam struktur vertikal.
Untuk persyaratan khusus, bakal calon wajib berdomisili di Provinsi Sulawesi Barat, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki pengalaman sebagai pengurus minimal di tingkat Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBVSI. Calon juga diwajibkan membuat surat pernyataan kesediaan maju sebagai Ketua Umum PBVSI Sulbar.
“Bakal calon harus memperoleh dukungan sekurang-kurangnya dari dua Pengkab PBVSI dan wajib hadir pada saat pelaksanaan Musprov,” jelasnya.
Panitia membuka pendaftaran bakal calon Ketua Umum PBVSI Sulbar mulai 15 hingga 19 Juni 2026. Tahapan ini diharapkan mampu menjaring figur terbaik yang memiliki kapasitas kepemimpinan, pengalaman organisasi, dan komitmen dalam memajukan olahraga bola voli di Sulawesi Barat.
Mengusung tema “Bersama Melanjutkan Prestasi Bola Voli Sulbar”, Musprov V PBVSI Sulbar diharapkan menjadi titik awal lahirnya kepengurusan baru yang lebih solid, profesional, dan berorientasi pada prestasi.
Melalui forum ini, PBVSI Sulbar menargetkan terbangunnya sinergi yang semakin kuat antara pengurus provinsi dan kabupaten dalam memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan kualitas kompetisi, serta mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Sulawesi Barat di berbagai ajang olahraga. (Rls/*)








