Kepala DKPPKB Sulbar Tekankan Keaktifan JKN dan Peningkatan Mutu Layanan Kesehatan

Mamuju, SorotanPena.Id — Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan pentingnya peningkatan keaktifan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan, Rabu (8/4/2026).

Pertemuan yang dipimpin Sekretaris Daerah Sulawesi Barat, Junda Maulana, membahas kebijakan strategis daerah dalam mendukung optimalisasi program JKN sebagai bagian dari visi pembangunan di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka.

Didampingi Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Farmasi, Alat Kesehatan, dan SDM Kesehatan, dr. Darmawiyah, dr. Nursyamsi menyampaikan bahwa capaian cakupan JKN Sulbar yang telah melampaui 100 persen perlu diimbangi dengan peningkatan keaktifan peserta.

“Cakupan kita sudah sangat baik. Tantangan saat ini adalah memastikan peserta tetap aktif agar dapat mengakses layanan kesehatan secara optimal. Ini membutuhkan dukungan penuh pemerintah daerah, terutama dalam pembiayaan dan validasi data,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, hingga April 2026 masih terdapat lebih dari 252 ribu peserta JKN berstatus nonaktif yang berpotensi menghambat akses pelayanan kesehatan.

Untuk itu, diperlukan langkah konkret seperti rekonsiliasi iuran, penyelesaian tunggakan, serta penguatan koordinasi lintas sektor guna memastikan keberlanjutan kepesertaan.

Selain itu, peningkatan mutu layanan kesehatan juga menjadi perhatian utama, meliputi ketersediaan obat, pemerataan fasilitas kesehatan, serta pemanfaatan sistem digital untuk meningkatkan efisiensi dan kepuasan masyarakat.

“JKN bukan hanya soal kepesertaan, tetapi juga kualitas layanan. Kita ingin masyarakat Sulawesi Barat benar-benar merasakan layanan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan,” tambahnya. (Adv/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *