MAMUJU, SOROTANPENA.ID – Tim Kerja Promosi Kesehatan, Kesehatan Komunitas, dan Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan dari Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus memperkuat langkah percepatan eliminasi penyakit menular di wilayahnya.
Langkah ini diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam pertemuan bertajuk “Penguatan Kemitraan untuk Pencegahan dan Pengendalian AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) di Kabupaten Mamuju” yang berlangsung di AF Ruang Rindu, Jl. Andi Mangkasau, Mamuju, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan strategis ini merupakan bagian dari Resilient and Sustainable Systems for Health (RSSH Project), sebuah program kolaborasi berskala nasional yang digagas oleh Asosiasi Dinas Kesehatan (ADINKES), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
Fokus utama dari pertemuan ini adalah merevitalisasi pelibatan konkret dari berbagai sektor—baik pemerintah maupun non-pemerintah. Tujuannya adalah untuk membangun sistem kesehatan yang tangguh dan berkelanjutan, demi mengejar target nasional eliminasi ATM pada tahun 2030.
Dalam forum tersebut, terdapat tiga poin utama yang menjadi fokus kesepakatan bersama, yaitu:
Penguatan Sinergi Lintas Sektor: Mendorong peran aktif seluruh pihak, mulai dari sektor pemerintahan, dinas terkait, hingga lembaga masyarakat, agar bahu-membahu dalam pencegahan dan pengendalian tiga penyakit menular prioritas (ATM).
Optimalisasi Edukasi dan Layanan Kelompok Rentan: Menegaskan pentingnya promosi kesehatan melalui edukasi publik dan pemberdayaan masyarakat. Akses layanan kesehatan juga dipastikan harus lebih inklusif dan ramah, khususnya bagi kelompok rentan dan berisiko tinggi.
Keberlanjutan Program hingga Akar Rumput: Memastikan intervensi penanganan ATM terintegrasi langsung ke dalam sistem kesehatan daerah, sehingga program RSSH ini dapat berjalan efektif dan berkelanjutan hingga menyentuh tingkat desa dan komunitas.
Melalui kemitraan yang semakin solid ini, diharapkan upaya pencegahan dan pengendalian AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria di Kabupaten Mamuju dapat berjalan lebih masif, terarah, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat. (Adv/Rls)








