MAMUJU, SOROTANPENA.ID – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkup DKPPKB Sulbar agar tidak hanya menjadikan kehadiran sebagai ukuran kedisiplinan, tetapi juga menunjukkan kinerja nyata melalui tanggung jawab, produktivitas, dan penyelesaian tugas secara optimal.
Penegasan tersebut disampaikan Nursyamsi saat memimpin apel pagi di lingkungan DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, Senin (19/10/2026).
Dalam arahannya, Nursyamsi menekankan bahwa setiap ASN memiliki tanggung jawab untuk menjaga semangat kerja, meningkatkan kedisiplinan, serta memastikan tugas yang diemban dapat diselesaikan sesuai target organisasi.
Menurutnya, kualitas kinerja aparatur tidak cukup hanya diukur dari tingkat kehadiran, melainkan juga dari hasil pekerjaan dan kontribusi nyata dalam mendukung keberhasilan program pemerintah, khususnya di sektor kesehatan, pengendalian penduduk, dan keluarga berencana.
Selain kedisiplinan individu, Nursyamsi juga menyoroti pentingnya memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarbidang maupun tim kerja. Hal ini diperlukan agar seluruh program DKPPKB Sulbar dapat terlaksana secara terarah, efektif, dan berkelanjutan.
Setiap pegawai diharapkan memahami tugas pokok serta target kinerja masing-masing, sekaligus membangun komunikasi yang baik dalam menghadapi berbagai tantangan pelaksanaan program.
Dengan koordinasi yang solid, berbagai kendala di lapangan diharapkan dapat diselesaikan secara bersama-sama sehingga tidak menghambat pencapaian target maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Apel pagi tersebut sekaligus menjadi momentum konsolidasi internal untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran DKPPKB Sulbar dalam membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, bertanggung jawab, dan berorientasi pada hasil.
Penguatan kinerja aparatur ini juga sejalan dengan visi pembangunan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yakni Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera, yang menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta tata kelola pemerintahan sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah.
Melalui penguatan disiplin dan koordinasi internal, DKPPKB Sulbar berkomitmen terus meningkatkan produktivitas organisasi, menjaga integritas aparatur, serta memastikan setiap program yang dijalankan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Nursyamsi berharap seluruh jajaran DKPPKB Sulbar dapat mempertahankan semangat kerja dan menjadikan tanggung jawab sebagai landasan utama dalam memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas. (Adv/Rls)












