Harsinah Suhardi Dorong Penguatan Layanan Posyandu di Era Baru

Mamuju, SorotanPena.Id — Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Sulawesi Barat yang juga Ketua TP PKK Sulbar, Ny. Harsinah Suhardi, mendorong penguatan pelayanan dasar melalui Posyandu. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Sosialisasi Pembinaan dan Peningkatan Kapasitas Pengelola Posyandu di Era Baru yang digelar di Hotel Matos, Mamuju, Minggu (5/4/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan lintas sektor, termasuk Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim.

Dalam arahannya, Ny. Harsinah menegaskan bahwa Posyandu di era baru tidak lagi terbatas pada layanan kesehatan dasar. Posyandu kini berkembang menjadi pusat pelayanan terpadu berbasis masyarakat yang mengintegrasikan enam aspek layanan.

“Posyandu harus mampu menghadirkan pelayanan yang menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat. Integrasi enam layanan dasar ini menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini,” ujarnya.

Enam aspek layanan Posyandu era baru tersebut meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, serta sosial.

Menurutnya, integrasi layanan ini diharapkan mampu memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa transformasi Posyandu merupakan langkah strategis dalam mendukung percepatan penurunan stunting serta peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

“Posyandu kini menjadi pusat layanan dasar yang membutuhkan penguatan kapasitas kader, tata kelola yang baik, serta dukungan lintas sektor. Ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter,” ungkapnya.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Sosial, P3APMD Provinsi Sulawesi Barat ini berlangsung selama dua hari, mulai 5 hingga 6 April 2026. Kegiatan ini juga menjadi tindak lanjut dari implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu di seluruh tingkatan dapat memahami peran dan fungsi koordinasi yang lebih luas, serta mampu mengoptimalkan integrasi layanan dalam mendukung pembangunan daerah.

Upaya ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dan Sekretaris Daerah Junda Maulana dalam mewujudkan Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera melalui penguatan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. (Adv/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *