MAMUJU, SOROTANPENA.ID – Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Provinsi Sulawesi Barat memberikan apresiasi kepada Duta Wisata Indonesia asal Sulawesi Barat, Hidayat Faturrahman, yang memperkenalkan destinasi wisata Karampuang pada ajang World Junior Tourism Ambassador 2026 di Vietnam.
Kepala Dispoparekraf Provinsi Sulawesi Barat, Bau Akram Dai, menilai keikutsertaan Hidayat pada ajang internasional tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda Sulawesi Barat mampu bersaing di tingkat global sekaligus menjadi duta promosi pariwisata daerah.
“Prestasi yang ditunjukkan Nanda Hidayat di tingkat internasional diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda Sulawesi Barat untuk terus berprestasi dan mengambil peran dalam mempromosikan pariwisata, budaya, serta ekonomi kreatif daerah,” ujar Bau Akram, Sabtu (1/8/2026).
Menurutnya, capaian tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka yang terus mendorong sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi melalui penguatan potensi lokal, promosi destinasi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Pada ajang World Junior Tourism Ambassador 2026, Hidayat Faturrahman mewakili Indonesia bersama dua delegasi lainnya. Kompetisi internasional ini mempertemukan duta wisata junior dari delapan negara, yakni Indonesia, Vietnam, Malaysia, Filipina, India, Nepal, Laos, dan Afrika Selatan.
Selama enam hari pelaksanaan kegiatan, para peserta mengikuti berbagai rangkaian kompetisi, mulai dari presentasi budaya dan pariwisata, Traditional and National Costume Competition, Photoshoot Competition, Speech Competition, hingga kunjungan ke sejumlah destinasi wisata dan situs budaya di Vietnam.
Dalam salah satu sesi presentasi, Hidayat memperkenalkan Wisata Karampuang, salah satu destinasi unggulan Sulawesi Barat yang dikenal dengan keindahan alam, kekayaan budaya, serta kearifan lokalnya. Promosi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pengenalan pariwisata Sulawesi Barat di tingkat internasional.
Bau Akram menegaskan, keberanian Hidayat membawa identitas Sulawesi Barat ke forum dunia merupakan kebanggaan bagi pemerintah daerah sekaligus menjadi bukti bahwa putra daerah mampu menjadi duta promosi yang efektif.
“Apa yang dicapai Nanda Hidayat akan menjadi inspirasi bagi anak-anak dan generasi muda Sulawesi Barat untuk terus mengembangkan potensi diri, berani berkompetisi, serta menjadi bagian dari pembangunan daerah melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” katanya.
Ia berharap Hidayat mampu menampilkan performa terbaik hingga berakhirnya seluruh rangkaian kompetisi dan meraih hasil maksimal sehingga dapat mengharumkan nama Indonesia sekaligus membawa nama Sulawesi Barat semakin dikenal di tingkat internasional.
Lebih lanjut, Bau Akram mengatakan Sulawesi Barat memiliki potensi wisata yang sangat beragam, mulai dari wisata bahari, alam, budaya, hingga desa wisata yang tersebar di enam kabupaten. Potensi tersebut, menurutnya, harus terus dipromosikan melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku pariwisata, komunitas, dan generasi muda.
“Pengembangan sektor pariwisata tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai agen promosi daerah melalui kreativitas, inovasi, dan pemanfaatan media digital. Dengan begitu, destinasi wisata Sulawesi Barat akan semakin dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya. (Rls/*)






