MAMUJU, SOROTANPENA.ID – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat implementasi GARATTA TBC (Gerakan Aktif Masyarakat dan Tenaga Kesehatan Terpadu Atasi Tuberkulosis) melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan. Sebanyak 30 tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di Sulawesi Barat dijadwalkan mengikuti Pelatihan Penanggulangan Tuberkulosis (TBC) pada awal Juli 2026 di Mamuju.
Persiapan pelaksanaan pelatihan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi antara DKPPKB Sulbar dan Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Makassar Kementerian Kesehatan RI, Jumat (26/6/2026). Rapat membahas kesiapan materi, narasumber, peserta, hingga aspek teknis pelaksanaan agar pelatihan berjalan sesuai standar nasional penanggulangan tuberkulosis.
Pelatihan ini merupakan bagian dari penguatan implementasi GARATTA TBC, gerakan kolaboratif yang mendorong keterlibatan aktif masyarakat dan tenaga kesehatan dalam menemukan kasus TBC sejak dini, memastikan pasien menjalani pengobatan hingga tuntas, memutus rantai penularan, serta menghapus stigma terhadap penyandang tuberkulosis.
Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, mengatakan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan menjadi salah satu strategi utama dalam mempercepat pencapaian target eliminasi TBC di Sulawesi Barat.
“Tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam penanggulangan TBC. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan seluruh peserta memiliki kompetensi sesuai standar sehingga mampu memberikan pelayanan yang berkualitas, melakukan penemuan kasus secara aktif, serta mendampingi pasien hingga tuntas menjalani pengobatan,” ujar dr. Nursyamsi Rahim.
Menurutnya, keberhasilan eliminasi TBC tidak hanya bergantung pada tersedianya layanan kesehatan, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang mampu menjalankan penatalaksanaan kasus secara komprehensif, mulai dari deteksi dini, diagnosis, pengobatan, hingga edukasi kepada masyarakat.
Pelaksanaan pelatihan ini sejalan dengan visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan mempercepat pencapaian target eliminasi tuberkulosis.
Melalui semangat GARATTA TBC, DKPPKB Sulbar terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk membangun sistem penanggulangan TBC yang lebih efektif, sekaligus menggerakkan partisipasi masyarakat menuju Sulawesi Barat Bebas TBC dengan mengusung pesan “Temukan Harapan, Antarkan Kesembuhan.” (Adv/Rls)






