MAMUJU, SOROTANPENA.ID – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat menggelar bimbingan teknis Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Sabtu (10/10/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat tata kelola dan kesiapan UPTD Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Sulbar menuju penerapan Pola Pengelolaan Keuangan BLUD (PPK-BLUD).
Bimtek dibuka Kepala Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas DKPPKB Sulbar, Putri Anindy, mewakili Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim. Dalam sambutannya, Putri menekankan pentingnya kesiapan kelembagaan dan kapasitas sumber daya manusia untuk mendukung pengelolaan Labkesmas yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Menurut Putri, persiapan penerapan PPK-BLUD harus dilakukan secara terencana, mulai dari penguatan tata kelola, penataan administrasi dan keuangan, hingga pemenuhan dokumen pendukung. Langkah ini diperlukan agar pengelolaan layanan lebih efektif dan mutu pelayanan laboratorium kesehatan kepada masyarakat meningkat.
Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Labkesmas Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, Fatmawati, sebagai narasumber. Pengalaman pengelolaan laboratorium kesehatan di Soppeng menjadi referensi bagi peserta untuk memahami tata kelola kelembagaan dan pengembangan layanan sesuai ketentuan.
Materi bimtek mencakup tata kelola Labkesmas, pengelolaan keuangan, serta identifikasi dokumen yang diperlukan dalam persiapan penerapan BLUD. Peserta juga membahas peluang dan ketentuan kerja sama dengan BPJS Kesehatan, termasuk aspek regulasi dan akuntabilitas dalam pengembangan layanan.
Melalui diskusi, peserta memetakan kebutuhan dokumen, tantangan pengelolaan, dan langkah tindak lanjut bagi UPTD Labkesmas Sulbar. Persiapan tersebut diharapkan mendukung pengelolaan sumber daya dan pengembangan pelayanan laboratorium yang lebih efektif.
Secara terpisah, Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa penguatan tata kelola menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan laboratorium kesehatan.
Nursyamsi menegaskan, kesiapan menuju BLUD perlu ditopang sumber daya manusia yang kompeten, kelengkapan dokumen, serta sistem pengelolaan keuangan dan pelayanan yang tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.
Upaya ini sejalan dengan visi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yakni “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera”, khususnya dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dan penguatan tata kelola pemerintahan yang profesional.
DKPPKB Sulbar berharap bimtek ini memperkuat kesiapan UPTD Labkesmas dalam menerapkan PPK-BLUD sekaligus meningkatkan mutu pelayanan pemeriksaan laboratorium kesehatan bagi masyarakat. (Adv/Rls)






