DKPPKB Sulbar Libatkan Bhabinkamtibmas Percepat Eliminasi TBC

MAMUJU, SOROTANPENA.ID – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat eliminasi tuberkulosis (TBC) di Sulawesi Barat.

Hal tersebut disampaikan saat menjadi narasumber pada kegiatan Penguatan Kolaborasi Penanggulangan Tuberkulosis (TBC) yang digelar di Ballroom Andi Depu, Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Kamis (6/8/2026). Dalam kesempatan itu, ia memaparkan materi bertajuk “Peran Bhabinkamtibmas dalam Penanggulangan TBC”.

Menurut dr. Nursyamsi Rahim, pengendalian TBC tidak dapat hanya mengandalkan sektor kesehatan. Diperlukan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari aparat keamanan, pemerintah daerah, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, hingga masyarakat.

Salah satu strategi yang terus diperkuat Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat adalah pelibatan Bhabinkamtibmas dalam mendukung penemuan kasus, investigasi kontak, edukasi masyarakat, serta pendampingan pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT).

“Kolaborasi menjadi kunci percepatan eliminasi TBC. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat merupakan potensi besar untuk mendukung investigasi kontak, meningkatkan kepatuhan pengobatan, dan memperluas edukasi kepada masyarakat sehingga target eliminasi TBC dapat tercapai,” ujar dr. Nursyamsi Rahim.

Ia menjelaskan, pendekatan kolaboratif tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat transformasi layanan kesehatan melalui pengembangan jejaring penanggulangan TBC yang lebih efektif. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan cakupan penemuan kasus, pelaksanaan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT), serta keberhasilan pengobatan dapat terus meningkat di seluruh kabupaten di Sulawesi Barat.

Menurutnya, keterlibatan Bhabinkamtibmas yang memiliki kedekatan dengan masyarakat menjadi nilai tambah dalam membangun kesadaran, mengurangi stigma terhadap penderita TBC, sekaligus memastikan pasien menjalani pengobatan hingga tuntas.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mendukung visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera” di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka. Melalui penguatan kolaborasi lintas sektor, Pemprov Sulbar terus mendorong percepatan eliminasi TBC sebagai bagian dari implementasi Panca Daya ke-3, yakni mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter melalui pelayanan kesehatan yang berkualitas dan inklusif.

Melalui sinergi pemerintah, aparat keamanan, tenaga kesehatan, dan masyarakat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat optimistis target eliminasi TBC dapat tercapai sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. (Adv/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *