DKPPKB Sulbar Gandeng Unhas Susun Renja 2027, Fokus pada Perencanaan Berbasis Data

Mamuju, SorotanPena.Id — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kegiatan penyusunan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 29 April hingga 1 Mei 2026, di Hotel Aflah, Mamuju.

Kegiatan tersebut melibatkan jajaran teknis DKPPKB Sulbar bersama tim pendamping dari Unhas. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat perencanaan program kesehatan yang lebih terarah, terukur, dan berbasis data.

Penyusunan Renja merupakan tahapan penting dalam siklus perencanaan pembangunan daerah. Proses ini bertujuan memastikan program dan kegiatan yang dirancang mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat, sekaligus selaras dengan kebijakan nasional maupun daerah.

Selama kegiatan, peserta melakukan pembahasan mendalam terhadap capaian program sebelumnya, mengidentifikasi isu strategis di sektor kesehatan, serta merumuskan prioritas program untuk tahun 2027. Pendampingan dari kalangan akademisi diharapkan dapat meningkatkan kualitas perencanaan, khususnya dalam analisis data, penyusunan indikator, serta sinkronisasi dokumen perencanaan.

Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan pentingnya penyusunan Renja yang komprehensif dan berbasis data akurat.

“Perencanaan yang baik harus didukung oleh data yang valid dan analisis yang tepat. Melalui kolaborasi dengan Unhas, kami berharap Renja Tahun 2027 dapat lebih berkualitas, terarah, dan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan yang berkelanjutan.

Kegiatan ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mewujudkan “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera”, melalui penguatan perencanaan pembangunan yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

Melalui penyusunan Renja Tahun 2027, DKPPKB Sulbar diharapkan mampu menghasilkan dokumen perencanaan yang berkualitas serta menjadi pedoman dalam pelaksanaan program kesehatan yang lebih optimal dan berdampak bagi masyarakat. (Adv/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *