Mamuju, SorotanPena.Id – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat menggelar Rapat Sosialisasi Pelaporan Kinerja Organisasi Triwulan I Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat akuntabilitas dan tata kelola kinerja di lingkungan organisasi.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (27/4/2026) pukul 16.00 WITA di Aula Dinas Kesehatan dan PPKB Provinsi Sulawesi Barat, dan diikuti seluruh Ketua Tim Kerja di lingkungan DKPPKB Sulbar.
Sosialisasi ini mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 22 Tahun 2024 tentang Penilaian Kinerja Organisasi, yang menekankan pentingnya pengukuran kinerja secara sistematis, terukur, dan berkelanjutan. Rapat ini bertujuan memberikan pemahaman teknis terkait mekanisme pelaporan kinerja Triwulan I yang selanjutnya menjadi dasar pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Triwulan II.
Melalui kegiatan ini, DKPPKB Sulbar menegaskan pentingnya peran setiap tim kerja dalam menyusun laporan kinerja yang akurat, transparan, dan sesuai indikator yang telah ditetapkan. Kualitas pelaporan menjadi cerminan capaian program sekaligus dasar evaluasi untuk peningkatan kinerja organisasi ke depan.
Selain itu, sosialisasi ini juga menjadi forum koordinasi untuk menyamakan persepsi antar unit kerja dalam implementasi sistem penilaian kinerja organisasi, sehingga dapat berjalan lebih efektif dan terintegrasi.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, sebagaimana tertuang dalam Panca Daya di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.
Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa pelaporan kinerja bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen penting untuk memastikan efektivitas program.
“Pelaporan kinerja harus menjadi budaya kerja. Dari situ kita bisa melihat sejauh mana program berjalan, apa yang perlu diperbaiki, dan bagaimana meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, seluruh tim kerja diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelaporan kinerja, memperkuat akuntabilitas organisasi, serta mendorong peningkatan kinerja yang berdampak langsung pada pelayanan kepada masyarakat. (Adv/Rls)






