Mamuju, SorotanPena.Id — Pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Barat melakukan silaturahmi dengan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, di Kantor Gubernur, Rabu (30/4/2026).
Pertemuan dipimpin Ketua DPRD Sulbar Amalia Fitri Aras, didampingi Wakil Ketua Munandar Wijaya, serta Sekretaris DPRD Arianto. Suasana berlangsung hangat dan santai, namun tetap produktif membahas sejumlah isu strategis daerah.
Silaturahmi ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah pusat, termasuk agenda Presiden Prabowo–Gibran melalui program Asta Cita.
Ketua DPRD Sulbar, Amalia Fitri Aras, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam memastikan program nasional berjalan optimal di daerah.
“DPRD dan pemerintah provinsi harus saling mendukung, baik dalam penganggaran, pengawasan, maupun penyusunan kebijakan, agar program pusat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya fokus pada program pro-rakyat yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan.
Selain itu, DPRD menyoroti berkurangnya alokasi dana transfer pusat ke daerah. Menyikapi hal tersebut, OPD didorong lebih selektif dan adaptif dalam menyusun program dengan memprioritaskan kebutuhan mendasar masyarakat.
DPRD juga mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi potensi daerah, penguatan sektor unggulan, serta inovasi pengelolaan pendapatan guna menjaga kemandirian fiskal.
Sementara itu, Gubernur Sulbar Suhardi Duka menyambut baik komitmen DPRD dalam memperkuat kolaborasi.
Ia menegaskan bahwa implementasi program nasional di daerah membutuhkan kerja sama yang solid antara legislatif dan eksekutif agar berjalan efektif dan tepat sasaran.
Selain mempererat hubungan kelembagaan, pertemuan ini juga membahas isu prioritas daerah, seperti penguatan ekonomi, peningkatan pelayanan publik, serta percepatan pembangunan infrastruktur.
Ke depan, pertemuan serupa akan terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari upaya menjaga sinergi dalam pelaksanaan pembangunan daerah.
Melalui kolaborasi yang semakin solid, diharapkan program pemerintah pusat dan daerah dapat berjalan optimal serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat. (Rls/*)






