MAMUJU, SOROTANPENA.ID — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat mendorong hasil evaluasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan ditindaklanjuti dengan perbaikan layanan bagi masyarakat. Evaluasi diharapkan menjadi dasar untuk mengatasi kesenjangan capaian dan memperkuat pemerataan akses pelayanan kesehatan.
Hal tersebut menjadi fokus Rapat Monitoring dan Evaluasi SPM Bidang Kesehatan yang digelar secara luring dan daring pada Kamis (22/10/2026). Pertemuan ini membahas capaian pelayanan, peningkatan kualitas pelaporan, serta persiapan penetapan target dan sasaran SPM Kesehatan tahun 2027.
Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa hasil pemantauan perlu ditindaklanjuti melalui langkah konkret untuk memperbaiki capaian pelayanan, melampaui pemenuhan pelaporan administratif.
Dengan tindak lanjut tersebut, SPM diharapkan menjadi instrumen untuk mengukur pemenuhan pelayanan dasar sekaligus mendorong pemerataan akses kesehatan bagi masyarakat.
Melalui rapat ini, pemerintah daerah didorong menelaah capaian setiap indikator, mengidentifikasi kendala pelaksanaan, serta merumuskan perbaikan sesuai kondisi dan kebutuhan wilayah masing-masing.
Salah satu perhatian utama adalah kualitas data pelaporan. Data yang akurat, lengkap, dan disampaikan tepat waktu dibutuhkan agar capaian pelayanan dapat dipantau secara terukur. Data tersebut juga menjadi dasar penentuan intervensi dan prioritas pembangunan kesehatan.
Selain mengevaluasi capaian tahun berjalan, rapat membahas persiapan target dan sasaran SPM Kesehatan tahun 2027. Pembahasan mencakup kondisi pelayanan, ketersediaan sumber daya, serta kesenjangan capaian yang masih membutuhkan penanganan.
Koordinasi pemerintah provinsi dan kabupaten turut menjadi perhatian. Kesamaan pemahaman mengenai indikator, metode penghitungan, serta mekanisme pelaporan diperlukan untuk menjaga konsistensi data dan memastikan hasil evaluasi dapat ditindaklanjuti.
Penguatan tata kelola SPM Kesehatan ini sejalan dengan visi pembangunan “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera” di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka. Peningkatan kualitas pelayanan dasar diharapkan mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan produktif. (Adv/Rls)








