MAMUJU, SOROTANPENA.ID – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan koordinasi mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam rangka persiapan pelaksanaan bakti sosial (baksos) Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Tapandullu, Kabupaten Mamuju. Pertemuan berlangsung di Kantor DKPPKB Sulawesi Barat, Rabu (22/7/2026).
Koordinasi tersebut diterima oleh Administrator Kesehatan Ahli Muda DKPPKB Sulawesi Barat, Agustina Uta Tabang Kalua. Pertemuan membahas rencana sinergi pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang akan difokuskan pada pelayanan kesehatan dan edukasi kesehatan bagi warga di lokasi KKN.
Sejumlah agenda kolaborasi menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut, di antaranya penyelenggaraan bakti sosial kesehatan, kegiatan penyuluhan serta Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE), hingga penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Seluruh kegiatan direncanakan melibatkan mahasiswa KKN, tenaga kesehatan, serta pemerintah desa agar manfaat yang diberikan dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa keterlibatan perguruan tinggi merupakan bagian penting dalam memperkuat pembangunan kesehatan melalui kolaborasi lintas sektor.
“Mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Melalui kegiatan KKN, kami berharap lahir berbagai inovasi dan edukasi kesehatan yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perilaku hidup sehat, sekaligus mendukung program-program prioritas kesehatan di daerah,” ujar dr. Nursyamsi Rahim.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi merupakan langkah nyata dalam memperkuat pelayanan kesehatan primer sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat hingga ke tingkat desa.
Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan solusi yang inovatif dan berkelanjutan dalam menjawab berbagai tantangan kesehatan masyarakat, sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai mitra pembangunan di daerah.
Kegiatan ini sejalan dengan visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, khususnya implementasi Panca Daya ke-3, yaitu mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter melalui penguatan kolaborasi berbagai pihak dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. (Adv/Rls)












