DKPPKB Sulbar dan BPJS Kesehatan Perkuat Mutu dan Akses Pelayanan FKTP

MAMUJU, SOROTANPENA.ID — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat sinergi dengan BPJS Kesehatan dalam meningkatkan mutu, akses, dan responsivitas pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Hal tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja dan audiensi BPJS Kesehatan dengan Kepala Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas (Kesprimkom) DKPPKB Sulbar, Putri Anindy, pada Agustus 2026.

Pertemuan yang diterima Putri Anindy bersama Wahida tersebut turut dihadiri Hardi, Dina, dan Misda dari BPJS Kesehatan. Sejumlah agenda strategis dibahas, mulai dari penguatan pemanfaatan Portal Informasi Fasyankes (PIF), peningkatan penggunaan Mobile JKN, hingga mekanisme kredensialing FKTP setelah diterbitkannya sertifikat akreditasi.

Pemanfaatan PIF menjadi salah satu perhatian dalam pertemuan tersebut. Platform ini diharapkan dapat semakin mendukung Kepala Puskesmas dalam melakukan pemantauan pelayanan secara lebih efektif, sehingga berbagai kebutuhan dan kendala pelayanan di tingkat primer dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti.

Selain itu, peningkatan pemanfaatan Mobile JKN juga menjadi bagian penting dalam mendorong kemudahan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. Digitalisasi pelayanan diharapkan dapat memberikan pengalaman layanan yang lebih praktis sekaligus meningkatkan efisiensi dalam pemanfaatan layanan JKN.

Pertemuan tersebut juga membahas penguatan layanan poliklinik pada hari Sabtu. Kebijakan ini menjadi salah satu upaya merespons kebutuhan dan keluhan masyarakat yang membutuhkan akses pelayanan kesehatan pada akhir pekan.

Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa penguatan pelayanan kesehatan primer membutuhkan kolaborasi berkelanjutan dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk BPJS Kesehatan.

“Pelayanan kesehatan primer merupakan fondasi utama dalam memberikan akses kesehatan kepada masyarakat. Karena itu, koordinasi dan kolaborasi harus terus diperkuat agar pelayanan di FKTP semakin optimal, bermutu, dan mudah diakses oleh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Kesprimkom DKPPKB Sulbar, Putri Anindy, menyampaikan bahwa sinergi dengan BPJS Kesehatan menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan kesehatan primer berjalan efektif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Melalui sinergi DKPPKB dan BPJS Kesehatan, kita berharap pelayanan di FKTP semakin optimal dan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang mudah, cepat, dan berkualitas,” ungkapnya.

Sinergi tersebut diharapkan dapat mendorong FKTP di Sulawesi Barat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat respons terhadap kebutuhan masyarakat.

Upaya tersebut sejalan dengan visi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, yakni “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera”, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

DKPPKB Sulbar berkomitmen menjadikan penguatan pelayanan kesehatan primer sebagai bagian penting dalam mewujudkan masyarakat Sulawesi Barat yang sehat, produktif, dan sejahtera. (Adv/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *