Mamasa, SorotanPena.Id – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat melalui Tim Kerja Promosi Kesehatan, Pemberdayaan Masyarakat, dan Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan melakukan pendampingan pengelolaan media edukasi kesehatan berbasis media sosial di Puskesmas Malabo, Kabupaten Mamasa, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas tenaga promosi kesehatan di tingkat puskesmas dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi yang efektif, cepat, dan menjangkau masyarakat lebih luas.
Selain pendampingan teknis pengelolaan konten, tim DKPPKB Sulbar juga memberikan dukungan berupa media edukatif dalam bentuk lembar balik kepada 13 Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Malabo. Dukungan ini diharapkan memperkuat penyampaian informasi kesehatan di tingkat pelayanan dasar.
Kepala Puskesmas Malabo, Rahmawati Mustafa, mengapresiasi pendampingan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini membantu meningkatkan kemampuan petugas dalam mengelola media edukasi yang lebih menarik dan informatif.
“Pendampingan ini sangat bermanfaat, khususnya dalam mengoptimalkan penggunaan media sosial untuk menyampaikan pesan-pesan kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.
Upaya ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mewujudkan sumber daya manusia unggul dan berkarakter, sebagaimana tertuang dalam Panca Daya, misi pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka.
Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa media sosial menjadi salah satu strategi efektif dalam memperkuat promosi kesehatan di era digital.
“Media sosial adalah cara cepat menyampaikan edukasi kesehatan. Karena itu, tenaga kesehatan harus mampu memanfaatkannya secara optimal dan kreatif,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, DKPPKB Sulbar berharap pengelolaan media edukasi kesehatan di puskesmas semakin inovatif dan berdampak, sehingga mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perilaku hidup sehat. (Adv/Rls)









