DKPPKB Sulbar Pantau Pembudayaan Hidup Sehat di Puskesmas Aralle Mamasa

Mamasa, SorotanPena.Id – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat melalui Tim Kerja Promosi Kesehatan, Pemberdayaan Masyarakat, dan Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan melakukan pemantauan pelaksanaan pembudayaan masyarakat sehat di Puskesmas Aralle, Kabupaten Mamasa, Senin (20/4/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat gerakan promotif dan preventif di tingkat pelayanan dasar, sekaligus mendorong masyarakat menerapkan perilaku hidup sehat secara berkelanjutan.

Dalam pemantauan tersebut, tim DKPPKB Sulbar melakukan diskusi dan pendalaman terhadap berbagai program yang telah dijalankan Puskesmas Aralle, di antaranya senam bersama, penguatan Pos Upaya Kesehatan Kerja (Pos UKK), pemeriksaan kesehatan rutin, serta edukasi kesehatan melalui berbagai kegiatan, termasuk program Cek Kesehatan Gratis.

Pengelola Kesehatan Kerja dan Olahraga Puskesmas Aralle, Widya, berharap adanya penguatan kapasitas bagi pengelola program kesehatan kerja dan olahraga, baik dari tingkat kabupaten maupun provinsi.

“Kami berharap ada dukungan berkelanjutan untuk peningkatan kapasitas pengelola program, sehingga pembudayaan masyarakat sehat dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, sebagaimana tertuang dalam Panca Daya, misi pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka.

Selain pemantauan di lapangan, DKPPKB Sulbar juga mendorong peningkatan kapasitas tenaga promosi kesehatan, termasuk pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukasi yang efektif dan menjangkau masyarakat lebih luas.

Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa pembudayaan hidup sehat harus menjadi gerakan bersama yang dimulai dari tingkat paling dasar.

“Pembudayaan masyarakat sehat bukan sekadar program, tetapi gerakan bersama. Dengan keterlibatan aktif puskesmas dan masyarakat, kita dapat membangun kesadaran kolektif untuk hidup sehat sejak dini,” ujarnya. (Adv/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *