Dinkes P2KB Sulbar Ikuti Apel Awal Tahun, Gubernur Tekankan Kinerja dan Efisiensi

Mamuju, SorotanPena.Id – Mengawali tahun kerja 2026, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Provinsi Sulawesi Barat mengikuti Apel Pagi Bersama yang digelar secara hybrid, Senin (05/01/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan P2KB Sulbar ini terhubung langsung melalui Zoom Meeting dari Ruang Oval Kantor Gubernur Sulawesi Barat, dan diikuti oleh seluruh ASN lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

Apel dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, didampingi Wakil Gubernur Salim S. Mengga dan Sekretaris Daerah Junda Maulana.

Dalam arahannya, Gubernur Suhardi Duka menyampaikan refleksi capaian pembangunan tahun 2025. Ia mengakui sejumlah indikator menunjukkan perbaikan, seperti pertumbuhan ekonomi dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), meski belum seluruh target tercapai.

Menurutnya, hal tersebut merupakan dinamika yang harus direspons dengan perbaikan kinerja. ASN diingatkan untuk tidak terjebak pada rutinitas administratif, tetapi memastikan setiap program dan anggaran memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Gubernur juga menekankan pentingnya peran belanja pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Gaji ASN, TPP, serta belanja barang dan jasa dinilai sebagai penggerak daya beli masyarakat. Oleh karena itu, sektor produktif seperti pertanian, UMKM, dan program padat karya harus terus diperkuat guna menciptakan lapangan kerja dan menjaga roda perekonomian tetap berjalan.

Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi perhatian utama. Gubernur menegaskan agar pelayanan kepada masyarakat tidak dipersulit dengan prosedur berbelit, melainkan harus sederhana, cepat, dan efisien.

“Efisiensi bukan berarti mengurangi hak masyarakat, tetapi menghentikan pemborosan yang tidak berdampak langsung,” tegasnya.

Menutup arahannya, Gubernur menegaskan bahwa jabatan dan tunjangan harus sejalan dengan kinerja dan tanggung jawab. Tahun 2026 disebut sebagai tahun penuh tantangan, namun dengan komitmen dan kerja bersama, seluruh perangkat daerah diharapkan mampu memberikan kinerja yang lebih baik.

Kepala Dinas Kesehatan P2KB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa arahan Gubernur menjadi pengingat penting bagi sektor kesehatan.

“Kinerja tidak cukup diukur dari laporan dan serapan anggaran, tetapi dari sejauh mana pelayanan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya. (Adv/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *