Dalduk KB DKPPKB Sulbar Matangkan Strategi 2026, Fokus Pengasuhan 1.000 HPK dan Pencegahan Stunting

Mamuju, SorotanPena.Id – Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk KB) DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat bergerak cepat dalam mematangkan strategi kerja tahun 2026. Hal ini ditegaskan dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Dalduk KB, Muhammad Jafar, guna memastikan target strategis organisasi dapat tercapai secara optimal. Langkah ini sejalan dengan visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera yang diusung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.

Salah satu agenda prioritas yang menjadi sorotan utama dalam pertemuan tersebut adalah rencana kegiatan Pembinaan Program Pengasuhan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Program ini direncanakan akan menyasar Kabupaten Majene dan Kabupaten Polewali Mandar sebagai wilayah fokus intervensi pada tahun 2026.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan pencegahan stunting berjalan sejak dini melalui penerapan pola asuh yang tepat pada periode emas pertumbuhan anak.

Selain membahas program lapangan, rapat juga difokuskan pada penguatan internal organisasi. Seluruh jajaran di lingkup Bidang Dalduk KB melakukan penyusunan dan penetapan Rencana Hasil Kerja (RHK) untuk setiap program.

“Penetapan RHK ini sangat krusial agar setiap langkah yang kita ambil di tahun 2026 memiliki indikator keberhasilan yang jelas dan terukur,” ujar Muhammad Jafar di sela-sela diskusi.

Dalam kesempatan yang sama, forum juga membahas secara mendalam fenomena kehamilan tidak diinginkan (KTD). Isu ini dinilai perlu mendapatkan perhatian khusus melalui penguatan edukasi serta peningkatan akses layanan kontrasepsi yang lebih merata bagi masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyatakan bahwa dengan penetapan rencana kerja yang matang ini, Bidang Dalduk KB DKPPKB Sulawesi Barat optimistis dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas kependudukan di daerah.

Hal ini sekaligus mendukung misi pembangunan daerah, yakni mewujudkan sumber daya manusia Sulawesi Barat yang unggul dan berkarakter. (Adv/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *