MAMUJU, SOROTANPENA.ID – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat bekerja sama dengan UPTD Pengelola Darah Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat menggelar aksi donor darah dalam rangkaian Gema Akuntabilitas. Kegiatan kemanusiaan tersebut berlangsung di Aula BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat, Kamis (30/7/2026).
Aksi donor darah ini menjadi wujud sinergi antarinstansi dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat sekaligus menjaga ketersediaan stok darah di Sulawesi Barat. Kegiatan diikuti oleh pimpinan, pegawai, dan staf BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat yang secara sukarela mendonorkan darah sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap sesama.
Dari 37 orang yang mendaftarkan diri sebagai calon pendonor, 25 orang dinyatakan memenuhi syarat dan berhasil mendonorkan darahnya setelah melalui proses skrining kesehatan. Sementara itu, 12 orang lainnya belum dapat mendonorkan darah karena belum memenuhi persyaratan medis.
Seluruh kantong darah yang berhasil dikumpulkan akan disalurkan untuk memenuhi kebutuhan transfusi darah bagi pasien di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di Provinsi Sulawesi Barat.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan apresiasi kepada jajaran BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat atas komitmen dan partisipasi aktif dalam mendukung kegiatan donor darah.
“Donor darah bukan hanya bentuk kepedulian terhadap sesama, tetapi juga wujud nyata kontribusi kita dalam membantu menyelamatkan nyawa. Kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh pegawai BPK Perwakilan Sulawesi Barat yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan kemanusiaan ini,” ujar dr. Nursyamsi Rahim.
Ia menegaskan, ketersediaan darah yang aman dan mencukupi merupakan salah satu komponen penting dalam pelayanan kesehatan. Karena itu, kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan untuk memastikan kebutuhan darah bagi pasien dapat terpenuhi setiap saat.
“Melalui kerja sama seperti ini, kita tidak hanya menjaga ketersediaan stok darah, tetapi juga membangun budaya kepedulian dan gotong royong di tengah masyarakat. Semoga semakin banyak instansi, organisasi, dan masyarakat yang tergerak untuk rutin menjadi pendonor darah,” tambahnya.
Kegiatan tersebut juga sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka untuk mewujudkan Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera, khususnya melalui penguatan pelayanan kesehatan yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan.
DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat berharap kegiatan donor darah seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkala dengan melibatkan lebih banyak instansi pemerintah, sektor swasta, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum. Dengan semakin banyak pendonor sukarela, ketersediaan darah di Sulawesi Barat diharapkan tetap terjaga sehingga kebutuhan transfusi bagi pasien dapat terpenuhi tepat waktu.
Sebab, setiap tetes darah yang didonorkan tidak hanya menjadi simbol kepedulian, tetapi juga dapat menjadi harapan dan kesempatan hidup bagi mereka yang membutuhkan. (Adv/Rls)












