Pemprov Sulbar Turun Langsung Dampingi Mamasa, Genjot Capaian Program Kesehatan dan KB

Mamasa, SorotanPena.Id — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan pendampingan wilayah di Kabupaten Mamasa yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Mamasa, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, sebagaimana tertuang dalam Panca Daya di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.

Wakil Bupati Mamasa, Sudirman, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah provinsi dalam meningkatkan capaian program di daerah.

“Pendampingan ini sangat penting sebagai bentuk dukungan nyata dari provinsi kepada Kabupaten Mamasa, khususnya dalam mempercepat pencapaian program prioritas,” ujarnya.

Dari pihak DKPPKB Sulbar, kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang P2PKL dr. Muh. Ihwan, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Lanjutan, Farmasi, Alat Kesehatan dan SDM Kesehatan dr. Darmawiyah, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan KB Muh. Jafar, serta para ketua tim kerja dan pengelola program.

Sementara itu, dari Kabupaten Mamasa turut hadir Kepala Dinas Kesehatan dr. Ratna Sari Dewi, Kepala Dinas P2KBP3A Cyntia, para kepala puskesmas, perwakilan penyuluh KB, serta pengelola program di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa.

Dalam forum tersebut, berbagai isu strategis dibahas secara komprehensif, mulai dari ketersediaan sumber daya manusia kesehatan di puskesmas, kondisi Rumah Sakit Kondosapata Mamasa, penguatan implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP), optimalisasi Posyandu, penerapan BLUD di puskesmas, hingga penanganan kesehatan jiwa serta penyakit menular dan tidak menular. Selain itu, penguatan program pengendalian penduduk dan keluarga berencana juga menjadi fokus pembahasan.

Secara terpisah, Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa pembinaan wilayah ini merupakan bentuk dukungan konkret pemerintah provinsi kepada kabupaten dalam percepatan capaian kinerja program.

“Melalui pembinaan wilayah, setiap bidang di DKPPKB memiliki peran sebagai pembina kabupaten. Ini untuk memudahkan koordinasi, konsolidasi, serta percepatan penyelesaian berbagai permasalahan program di daerah,” jelasnya.

Ia menambahkan, pendekatan pendampingan wilayah diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektor serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan program di tingkat kabupaten.

Melalui kegiatan ini, DKPPKB Sulbar optimistis kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten akan semakin solid dalam mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Barat. (Adv/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *