Mamuju, SorotanPena.Id — Biro Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat internal intensif untuk mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026, Senin (20/4).
Rapat yang berlangsung di ruang internal tersebut difokuskan pada penguatan koordinasi lintas sektor serta kesiapan infrastruktur pendukung guna menyukseskan syiar Islam di Bumi Manakarra.
Sejumlah aspek teknis menjadi pembahasan utama, mulai dari penerapan pendaftaran peserta berbasis digital, kesiapan venue lomba, hingga penyusunan sistem penjurian yang objektif dan transparan. Langkah ini dinilai krusial untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan MTQ dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan momentum strategis untuk memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat.
“Kami memastikan seluruh persiapan berjalan optimal. Fokus kami tidak hanya pada penyelenggaraan yang baik, tetapi juga bagaimana MTQ 2026 mampu melahirkan qari dan qariah berkualitas yang dapat mengharumkan nama Sulawesi Barat di tingkat nasional,” ujarnya.
Langkah ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan religius. Peningkatan kualitas keagamaan dan moderasi beragama dinilai sebagai fondasi utama dalam menjaga harmoni sosial di Sulawesi Barat.
Melalui persiapan yang matang, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap MTQ 2026 tidak hanya menjadi ajang pemersatu umat, tetapi juga mampu menjadi daya tarik wisata religi di daerah.
Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dan mendoakan kelancaran penyelenggaraan MTQ Tingkat Provinsi Tahun 2026. (Rls/*)







