Mamuju, SorotanPena.Id – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Sulawesi Barat menggelar Pertemuan Koordinasi Pengembangan Desa Siaga TBC di Aula Andi Depu DKPPKB Sulbar, Jumat (27/2).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi lintas program dalam mendukung pengembangan Desa Siaga TBC secara berkelanjutan di Sulawesi Barat. Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk menyamakan persepsi, menyusun strategi, serta membangun kolaborasi antarbidang dalam upaya percepatan eliminasi tuberkulosis (TBC).
Materi pengembangan Desa Siaga TBC dipaparkan Pengelola Program TBC Provinsi Sulawesi Barat, Harsalim. Ia menekankan pentingnya deteksi dini, pendampingan pasien secara berkelanjutan, serta keterlibatan aktif masyarakat desa dalam upaya pencegahan dan pengendalian TBC.
Kepala Dinkes P2KB Provinsi Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa pengembangan Desa Siaga TBC merupakan bagian dari implementasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang dicanangkan pemerintah pusat.
“Pengembangan Desa Siaga TBC adalah wujud komitmen kita dalam mempercepat penanganan tuberkulosis berbasis masyarakat. Ini langkah konkret untuk memastikan intervensi kesehatan menjangkau hingga tingkat desa,” ujarnya.
Program ini juga sejalan dengan misi pembangunan daerah melalui Panca Daya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, sebagaimana visi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit serta Kesehatan Lingkungan, dr. Muh. Ihwan, menyampaikan bahwa Desa Siaga TBC dapat memperkuat pembinaan wilayah yang dilakukan Dinas Kesehatan.
“Melalui Desa Siaga TBC, pembinaan wilayah menjadi lebih terarah dan terintegrasi. Kita tidak hanya fokus pada pengobatan, tetapi juga pada pencegahan, edukasi, dan penguatan peran masyarakat,” jelasnya.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun sinergi yang solid antarprogram dan lintas sektor sehingga Desa Siaga TBC dapat menjadi garda terdepan dalam percepatan eliminasi TBC di Sulawesi Barat menuju masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera. (Adv/Rls)










