Kunjungan Edukasi SD IT Buah Hati di Dispusip Mamuju: Belajar, Berdongeng, dan Menikmati Film 3D

Mamuju, 12 November 2025  –  Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mamuju kembali menjadi destinasi literasi favorit bagi sekolah-sekolah di Mamuju. Hari ini, giliran SD IT Buah Hati yang melaksanakan kegiatan Kunjungan Edukasi melalui program Destinasi Pustaka — sebuah agenda wisata literasi yang dirancang Dispusip untuk memperkenalkan dunia baca dan pengetahuan dengan cara yang menyenangkan.

Rombongan siswa dan guru disambut langsung oleh tim Dispusip dan relawan pustaka dengan beragam kegiatan interaktif, mulai dari home touring untuk mengenal fasilitas perpustakaan, sesi dongeng edukatif yang ditampilkan oleh Rosida S. Sopu dan Sakina A. Pratiwi, hingga menonton film 3 dimensi (3D) menggunakan kacamata khusus yang disediakan pihak perpustakaan.

Salah satu guru pendamping, Yogi, mengaku terkesan dengan kunjungan kali ini.

“Kita melihat perpustakaan Mamuju ini sudah maju. Senang dan antusias setelah datang ke perpustakaan karena ternyata sebagus itu. Ruang bacanya bagus dan kami disambut dengan program Destinasi Pustaka. Ada dongeng dan nonton film edukasi 3 dimensi, bahkan ada feedback dari siswa karena mereka ditanya apa makna dari film tersebut,” ujarnya.

Menurut Yogi, kegiatan seperti ini menjadi pengalaman baru bagi para siswa yang tidak hanya belajar membaca, tetapi juga berinteraksi secara aktif dengan isi bacaan dan tontonan yang bermuatan nilai.

Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mamuju, M. Fausan Basir, menyampaikan bahwa program Destinasi Pustaka merupakan upaya Dispusip untuk menjadikan perpustakaan sebagai ruang belajar yang hidup dan menyenangkan.

“Kami ingin anak-anak melihat bahwa membaca dan belajar itu bisa dilakukan dengan cara yang menggembirakan. Di perpustakaan, mereka tidak hanya membaca buku, tapi juga belajar dari dari film, dari cerita, dan dari interaksi dengan pengetahuan,” ungkapnya.

Kegiatan Destinasi Pustaka SD IT Buah Hati ini ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan souvenir berupa kaos dan tumbler Maccanga sebagai kenang-kenangan. Para siswa pulang dengan senyum lebar dan membawa pengalaman berharga tentang bagaimana perpustakaan dapat menjadi tempat belajar yang inspiratif dan menyenangkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *