Mamuju, SorotanPena.Id – Komitmen menghadirkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan dasar yang berkualitas terus diwujudkan oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat melalui aksi nyata di lingkungan kerja.
Salah satunya ditunjukkan melalui kegiatan Jumat Bersih atau kerja bakti yang dilaksanakan pada Jumat, 17 April 2026, mulai pukul 06.30 WITA di Kantor DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, serta melibatkan seluruh jajaran pegawai.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Edaran Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, yang mengajak seluruh perangkat daerah membudayakan kebersihan sebagai bagian dari etos kerja aparatur sipil negara.
Lebih dari sekadar kerja bakti, Jumat Bersih menjadi bagian dari implementasi Panca Daya ke-5 Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, yakni memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas. Lingkungan kerja yang bersih, tertata, dan sehat diyakini menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kinerja aparatur sekaligus kualitas layanan kepada masyarakat.
Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa budaya bersih dan disiplin merupakan cerminan tata kelola pemerintahan yang baik.
“Good governance tidak hanya berbicara tentang sistem dan kebijakan, tetapi juga dimulai dari hal-hal sederhana seperti menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan kerja. Dari situ akan tumbuh budaya kerja yang tertib, transparan, dan berorientasi pada pelayanan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelayanan publik yang berkualitas berawal dari kesiapan internal organisasi, termasuk menciptakan suasana kerja yang nyaman dan sehat. Melalui kegiatan ini, DKPPKB Sulbar menegaskan bahwa upaya mewujudkan Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera tidak hanya dilakukan melalui program besar, tetapi juga melalui langkah-langkah sederhana yang konsisten dan berdampak langsung.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Jumat Bersih diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu memperkuat integritas, meningkatkan kinerja, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin prima bagi masyarakat Sulawesi Barat. (Adv/Rls)













