POLMAN, SOROTANPENA.ID – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat kualitas layanan HIV melalui penyelenggaraan Quarterly Meeting Continuum of Care (CoC)/Strategic Use of ARV (SUFA) at District Level di Aula Rumah Makan Mega Rasa, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan yang didukung Dana Komponen HIV/AIDS Global Fund Tahun 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem layanan HIV di tingkat kabupaten agar lebih terintegrasi, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Peserta kegiatan terdiri atas penanggung jawab Program HIV dan tenaga laboratorium dari enam fasilitas layanan Perawatan, Dukungan, dan Pengobatan (PDP) di Kabupaten Polewali Mandar, yakni Puskesmas Pekkabata, Polewali, Mapilli, Wonomulyo, Campalagian, dan Anreapi.
Pertemuan ini bertujuan mengevaluasi capaian program HIV, mengidentifikasi berbagai tantangan dalam pelaksanaan layanan, memperkuat koordinasi antar fasilitas pelayanan kesehatan, serta menyusun langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mutu layanan HIV di Kabupaten Polewali Mandar.
Berbagai materi yang dibahas meliputi capaian indikator layanan HIV, peningkatan kualitas pencatatan dan pelaporan program, penguatan skrining HIV, peningkatan linkage to treatment, retensi Orang dengan HIV (ODHIV) dalam terapi antiretroviral (ARV), optimalisasi layanan laboratorium, serta implementasi Continuum of Care (CoC) dan Strategic Use of ARV (SUFA) sesuai standar pelayanan nasional.
Melalui forum ini, seluruh fasilitas layanan PDP diharapkan memiliki komitmen yang sama dalam menghadirkan layanan HIV yang komprehensif, berkualitas, dan berpusat pada pasien. Penguatan layanan tersebut diharapkan mampu meningkatkan deteksi dini, mempercepat akses pengobatan, serta menjaga keberlangsungan terapi bagi ODHIV.
Kegiatan ditutup dengan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang akan menjadi acuan bagi masing-masing fasilitas pelayanan kesehatan dalam melakukan perbaikan dan penguatan layanan HIV secara berkelanjutan.
Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa penguatan koordinasi antar fasilitas pelayanan kesehatan merupakan salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas layanan HIV di Sulawesi Barat.
“Quarterly Meeting CoC/SUFA menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antar layanan, meningkatkan kualitas pelayanan HIV, serta memastikan setiap orang yang terdiagnosis HIV dapat segera memperoleh pengobatan dan dipertahankan dalam terapi secara berkelanjutan. Dukungan Dana Komponen HIV/AIDS Global Fund Tahun 2026 diharapkan semakin memperkuat upaya percepatan pencapaian target pengendalian HIV di Sulawesi Barat,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mendukung target nasional Ending AIDS 2030 melalui penguatan sistem layanan HIV yang terintegrasi, peningkatan mutu pelayanan, serta kolaborasi lintas sektor guna memastikan setiap orang mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas tanpa diskriminasi. (Adv/Rls)






