DKPPKB Sulbar Lepas Tenaga Nusantara Sehat 2024–2026, Apresiasi Pengabdian di Daerah Terpencil

Mamuju, SorotanPena.Id — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat melepas Tenaga Penugasan Khusus Nusantara Sehat periode Mei 2024–Mei 2026 secara virtual, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri Kepala DKPPKB Sulbar yang diwakili Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Lanjutan, Farmasi, Alat Kesehatan dan SDM Kesehatan, dr. Darmawiyah, Ketua Tim Kerja SDMK Zaldy Al Qadri, jajaran tim teknis, peserta penugasan, serta perwakilan dinas kesehatan kabupaten dan puskesmas lokus.

Pelepasan ini menandai berakhirnya masa tugas tenaga Nusantara Sehat sekaligus menjadi penutup rangkaian evaluasi program yang telah berlangsung selama dua hari. Momentum ini dinilai penting untuk memastikan keberlanjutan pelayanan kesehatan, khususnya di wilayah dengan keterbatasan tenaga kesehatan.

Selama masa penugasan, tenaga kesehatan berkontribusi dalam memperkuat pelayanan di berbagai wilayah dengan tantangan geografis dan sosial yang beragam. Pengalaman tersebut menjadi pembelajaran berharga dalam meningkatkan profesionalisme dan ketangguhan tenaga kesehatan.

Perwakilan peserta mengungkapkan bahwa penugasan di daerah memberikan pengalaman signifikan, terutama dalam menghadapi keterbatasan sarana, kondisi geografis, serta kompleksitas kebutuhan pelayanan masyarakat.

Apresiasi juga disampaikan oleh perwakilan kepala puskesmas lokus atas kontribusi tenaga Nusantara Sehat dalam meningkatkan kualitas pelayanan, baik melalui layanan medis, kegiatan promotif dan preventif, maupun penguatan kerja tim di fasilitas kesehatan.

Sebagai bentuk penghargaan, pemerintah daerah memberikan sertifikat kepada tiga peserta dengan capaian kinerja terbaik selama masa penugasan.

Kepala DKPPKB Sulbar dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi para tenaga kesehatan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan dalam mendukung pelayanan kesehatan di berbagai wilayah. Semoga pengalaman ini menjadi bekal untuk pengabdian selanjutnya,” ujarnya.

Sementara itu, dr. Darmawiyah menegaskan bahwa kegiatan pelepasan ini merupakan bentuk penghargaan atas kerja keras dan komitmen tenaga penugasan selama bertugas di lapangan.

“Kami berharap semangat pengabdian ini terus terjaga dan dilanjutkan di tempat tugas berikutnya,” katanya.

Ketua Tim Kerja SDMK, Zaldy Al Qadri, menambahkan bahwa para tenaga kesehatan telah menunjukkan kemampuan adaptasi dan ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan di wilayah kerja.

Kegiatan pelepasan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, sekaligus menjadi refleksi atas pelaksanaan Program Nusantara Sehat periode 2024–2026 di Sulawesi Barat. (Adv/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *