DKPPKB Sulbar Dorong Pasangkayu Siapkan Layanan Spesialistik, Tiga Dokter Spesialis Baru Segera Kembali Bertugas

PASANGKAYU, SOROTANPENA.ID – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Daerah (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat mendorong Pemerintah Kabupaten Pasangkayu untuk memperkuat layanan kesehatan rujukan melalui pemanfaatan dokter spesialis yang akan menyelesaikan pendidikan pada tahun 2026.

Hal tersebut menjadi salah satu fokus pembahasan dalam kegiatan Kabupaten Binaan (Kabin) Tahun 2026 yang dilaksanakan di Kabupaten Pasangkayu. Pertemuan tersebut menyoroti kesiapan daerah dalam mendayagunakan tenaga medis spesialis guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Berdasarkan pemaparan dalam forum tersebut, saat ini terdapat tiga dokter asal Kabupaten Pasangkayu yang sedang menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. Ketiganya diproyeksikan lulus pada tahun 2026 dengan bidang keahlian spesialis Telinga Hidung Tenggorokan-Kepala Leher (THT-KL), Penyakit Mata, dan Bedah.

Kehadiran tiga dokter spesialis tersebut diharapkan dapat memperkuat pelayanan kesehatan rujukan di RSUD Kabupaten Pasangkayu sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan lanjutan tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

Selain memperluas jenis layanan yang tersedia, keberadaan dokter spesialis dinilai mampu meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, mempercepat penanganan kasus, serta mengurangi beban biaya yang harus ditanggung masyarakat akibat rujukan ke rumah sakit di daerah lain.

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mendorong Pemerintah Kabupaten Pasangkayu melalui RSUD Kabupaten Pasangkayu untuk menyiapkan strategi pendayagunaan yang optimal terhadap tenaga medis spesialis yang akan kembali bertugas. Persiapan tersebut meliputi penyediaan sarana dan prasarana, kelengkapan peralatan medis, penguatan sistem pelayanan, serta dukungan sumber daya pendukung lainnya agar kompetensi para dokter spesialis dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Upaya tersebut sejalan dengan visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, khususnya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Secara terpisah, Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa penguatan layanan spesialistik merupakan investasi penting dalam pembangunan kesehatan daerah.

“Penguatan layanan spesialistik merupakan salah satu kunci penting dalam menekan beban penyakit di masyarakat, baik penyakit menular maupun penyakit tidak menular yang saat ini trennya terus meningkat. Kehadiran dokter spesialis yang kompeten harus diikuti dengan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang berkualitas, cepat, dan berkesinambungan di daerahnya sendiri,” ujar dr. Nursyamsi.

Menurutnya, keberhasilan program peningkatan kapasitas tenaga medis tidak hanya diukur dari jumlah dokter yang berhasil menyelesaikan pendidikan spesialis, tetapi juga dari kemampuan pemerintah daerah dalam mendayagunakan kompetensi tersebut untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Melalui kegiatan Kabupaten Binaan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bersama Pemerintah Kabupaten Pasangkayu berkomitmen memperkuat sinergi dalam pengembangan layanan kesehatan rujukan dan pemenuhan tenaga kesehatan spesialis. Dengan bertambahnya dokter spesialis di RSUD Kabupaten Pasangkayu, masyarakat diharapkan dapat memperoleh akses layanan kesehatan lanjutan yang lebih dekat, berkualitas, dan merata. (Adv/Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *