Polman, SorotanPena.Id – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar melakukan penilaian terhadap empat puskesmas yang diusulkan sebagai Puskesmas Kawasan Terpencil di Kabupaten Polewali Mandar. Keempat puskesmas tersebut yakni Puskesmas Tutallu, Tutar, Bulo, dan Matangnga.
Penilaian lapangan dilaksanakan pada 3–6 Maret 2026 sebagai tindak lanjut atas usulan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar melalui Dinas Kesehatan setempat.
Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pemerataan pelayanan kesehatan, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses geografis.
Menurutnya, langkah tersebut juga sejalan dengan visi pembangunan Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera yang digagas oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam memperkuat pelayanan dasar bagi masyarakat, termasuk di sektor kesehatan.
“Penilaian ini dilakukan untuk memastikan puskesmas yang berada di wilayah dengan keterbatasan akses dapat teridentifikasi secara objektif sebagai kawasan terpencil, sehingga nantinya dapat memperoleh dukungan kebijakan maupun pembiayaan yang lebih optimal,” ujar dr. Nursyamsi.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar, dr. Anita, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang telah menurunkan tim untuk melakukan penilaian langsung di lapangan.
Ia berharap melalui proses penilaian tersebut, puskesmas yang diusulkan dapat memperoleh status kawasan terpencil sehingga dapat meningkatkan dukungan terhadap pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Dalam proses penilaian, tim melakukan verifikasi terhadap sejumlah indikator penting, antara lain kondisi fasilitas pelayanan kesehatan, aksesibilitas wilayah, jarak tempuh masyarakat menuju fasilitas kesehatan, kondisi geografis, serta ketersediaan sumber daya kesehatan.
Melalui kegiatan ini diharapkan pemerataan pelayanan kesehatan di wilayah terpencil Kabupaten Polewali Mandar semakin diperkuat, sehingga masyarakat di daerah dengan keterbatasan akses tetap memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan. (Adv/Rls)









