Mamuju, SorotanPena.Id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) membuka Pos Pelayanan Kesehatan Balita di halaman Kantor DKPPKB Sulbar, Kamis (2/4/2026).
Layanan ini diperuntukkan bagi anak-anak aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemprov Sulbar sebagai upaya memantau tumbuh kembang balita sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga pegawai.
Inisiatif ini sejalan dengan visi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam mewujudkan “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera”, yang dimulai dari penguatan ketahanan keluarga.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Barat. Ketua TP PKK Sulbar, Ny. Hj. Harsinah Suhardi, mengajak para ASN untuk memanfaatkan layanan tersebut.
“Jangan lupa membawa anak balitanya ke pos pelayanan ini. Ini adalah upaya kita bersama untuk memastikan anak-anak mendapatkan hak kesehatannya, mulai dari penimbangan hingga pemberian vitamin,” ujarnya.
Adapun layanan yang tersedia meliputi pemantauan pertumbuhan (penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan), pemberian vitamin A, serta konsultasi gizi bagi orang tua.
Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi jemput bola dalam meningkatkan pemantauan status kesehatan balita, sekaligus upaya menekan angka stunting.
“Kesibukan tugas kedinasan tidak boleh membuat kita lalai terhadap kesehatan anak. Pos layanan ini hadir untuk memudahkan ASN agar tetap produktif bekerja sembari memastikan kesehatan anak terpantau,” jelasnya.
Ia menambahkan, ASN diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan keluarga.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi tersebut tampak antusias diikuti para ASN yang membawa anak-anak mereka. Melalui kolaborasi antara DKPPKB dan TP PKK, Pemprov Sulbar optimistis upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat tercapai lebih cepat. (Adv/Rls)












