POLEWALI MANDAR, SOROTANPENA.ID – Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Sulawesi Barat menggelar kegiatan Outing Class bertajuk “Menciptakan Destinasi Melalui Kata dan Cerita”. Kegiatan inspiratif ini berlangsung di kawasan asri Wisata Alam Rumede, Desa Kunyi, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Kamis (27/8/2026).
Kepala Dispoparekraf Sulawesi Barat, Bau Akram Dai hadir membuka secara resmi kegiatan tersebut. Outing Class ini dirancang khusus untuk membekali para pemuda, dan pengelola wisata, serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat dengan keterampilan storytelling (penceritaan).
Langkah ini bertujuan untuk memaksimalkan promosi pariwisata daerah melalui narasi yang menggugah, sehingga mampu menarik minat kunjungan wisatawan domestik hingga mancanegara.
Dalam arahannya, Bau Akram Dai menekankan bahwa tren pariwisata modern tidak lagi hanya mengandalkan keindahan fisik suatu tempat, melainkan sangat bergantung pada kekuatan narasi dan pengalaman wisata.
“Pariwisata bukan sekadar tentang pemandangan alam yang indah, tetapi tentang jiwa dan cerita di balik tempat tersebut. Melalui outing class ini, kita berharap generasi muda dan pelaku pariwisata kita mampu ‘menciptakan’ destinasi,” tegas Bau Akram Dai.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pelaku pariwisata harus mampu menyentuh emosi para pengunjung. “Artinya, kita tidak lagi sekadar mempromosikan lokasi, melainkan menjual pengalaman dan memori melalui kekuatan kata dan cerita yang menyentuh hati para wisatawan,” tambahnya.
Pemilihan Wisata Rumede di Desa Kunyi sebagai lokasi outing class dinilai sangat tepat. Suasana alam yang asri berpadu dengan aliran sungai yang jernih menjadi medium sempurna untuk memancing kreativitas peserta.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta diajak turun langsung melakukan observasi, menggali cerita kearifan lokal dari masyarakat setempat, untuk kemudian diramu menjadi konten promosi wisata yang menarik dan bernyawa.
Ke depannya, Dispoparekraf Sulbar menegaskan komitmennya untuk terus mendorong program-program peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata dan ekonomi kreatif, agar sektor pariwisata Sulawesi Barat semakin berdaya saing di tingkat nasional. (Fir)






