MALINO – SorotanPena.id Dinas kepemudaan olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Provinsi Sulawesi Barat menggelar studi tiru ke kawasan wisata Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini bertujuan mempelajari pengelolaan destinasi pariwisata unggulan yang telah berkembang pesat di Malino, 19 april 2026
Rombongan (Dispoparekraf)Sulbar yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas, Bau Akram Dai, mengunjungi lima lokasi wisata andalan, yaitu Hutan Pinus Malino, Malino Highline, kawasan wisata bergaya Eropa, kebun stroberi, serta sejumlah spot pendukung lainnya.
“Kami ingin menyerap langsung praktik baik Malino dalam membangun ekosistem pariwisata yang terintegrasi, mulai dari atraksi, amenitas, hingga promosi. Kelima destinasi yang kami kunjungi menunjukkan perpaduan antara keindahan alam dan inovasi wahana,” ujar Bau Akram Dai di sela kunjungan.
Dalam studi tiru tersebut, rombongan mengamati tata kelola area Hutan Pinus yang tetap asri namun dikemas dengan fasilitas swafoto, wahana Malino Highline yang menawarkan sensasi berjalan di ketinggian, hingga konsep European vibe yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan muda. Selain itu, kebun stroberi Malino juga menjadi perhatian karena mampu menjadi agrowisata yang edukatif sekaligus menguntungkan.
Kadis (Dispoparekraf) berharap hasil studi tiru ini dapat diadaptasi di Sulawesi Barat, terutama dalam mengembangkan potensi wisata alam seperti hutan pinus di beberapa kabupaten serta pengembangan wisata agro.
“Kami akan segera menyusun rekomendasi kebijakan dan operasional agar konsep serupa bisa diterapkan dengan tetap mengangkat kearifan lokal Sulbar,” tutup Bau Akram Dai.
Kegiatan studi tiru berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh jajaran pengelola destinasi serta perencana pembangunan pariwisata Sulawesi Barat.












