Maros, 16 April 2026 — Desa Temmappadue, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, menerima kunjungan lapangan peserta Pelatihan Perencanaan dan Pembangunan Desa yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) di Hotel Aswin Makassar pada 15–18 April 2026.
Kunjungan ini menjadi bagian penting dari rangkaian pelatihan, dengan tujuan memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam mengamati dan mempelajari praktik-praktik baik yang telah diterapkan di Desa Temmappadue. Diharapkan, berbagai inovasi dan strategi pembangunan desa yang diterapkan dapat direplikasi dan disesuaikan di desa masing-masing peserta.

Desa Temmappadue sendiri dikenal sebagai desa yang menjadi pusat kawasan industri baru di Sulawesi Selatan. Desa ini juga sudah menjadi mandiri yang telah menunjukkan capaian signifikan dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan. Bahkan, desa ini telah dinominasikan sebagai Desa Anti Korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menjadikannya sebagai salah satu percontohan dalam penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas di tingkat desa.
Kepala Desa Temmappadue, Aminuddin, S.AP., menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan.
“Kami sangat senang karena desa kami dijadikan sebagai lokus kunjungan lapangan. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Mamuju, M. Fausan Basir, mengungkapkan apresiasinya atas sambutan hangat dari pemerintah desa dan masyarakat setempat.
“Kami bersyukur karena disambut dengan sangat baik. Kami berharap para peserta dapat mengambil banyak pelajaran berharga dari Desa Temmappadue yang nantinya bisa diterapkan di wilayah masing-masing,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjadi pertukaran pengetahuan dan pengalaman antar desa, sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas perencanaan dan pembangunan desa secara berkelanjutan.













