Mamuju, SorotanPena.Id — Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Sulawesi Barat melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Sulbar guna mendorong penguatan deteksi dini kesehatan jiwa bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemprov Sulbar.
Koordinasi tersebut berlangsung di Ruang Bidang Kesprimkom DKPPKB Sulbar, Kamis, 7 Mei 2026, melalui diskusi terkait peningkatan layanan kesehatan pegawai, khususnya kesehatan mental dan pemeriksaan kesehatan berkala.
Langkah ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mewujudkan “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera”. Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, termasuk melalui penguatan layanan kesehatan bagi ASN sebagai ujung tombak pelayanan publik.
Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan BKPSDM Sulbar, Ani Hamdayani, bersama Tim Kerja Promosi Kesehatan, Kesehatan Komunitas, dan Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan DKPPKB Sulbar.
Dalam diskusi itu, dibahas pentingnya langkah preventif melalui skrining kesehatan jiwa dan pemeriksaan kesehatan rutin bagi ASN guna menjaga produktivitas serta kualitas pelayanan publik.
BKPSDM Sulbar menilai deteksi dini kesehatan merupakan langkah strategis untuk memastikan kondisi ASN tetap optimal, baik secara fisik maupun mental. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kinerja aparatur dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Sementara itu, DKPPKB Sulbar menegaskan bahwa skrining kesehatan jiwa menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif dalam sistem pelayanan kesehatan. Langkah tersebut bertujuan mendeteksi secara dini potensi gangguan kesehatan mental agar dapat segera ditindaklanjuti melalui fasilitas layanan kesehatan yang tersedia.
Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, berharap sinergi lintas sektor tersebut dapat terus diperkuat. Menurutnya, deteksi dini kesehatan jiwa dan pemeriksaan kesehatan ASN perlu menjadi komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan produktif di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. (Adv/Rls)












