Bapenda Sulbar Intensifkan Pendataan Pajak Alat Berat di Tapalang

Mamuju, SorotanPena.Id — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat terus mengakselerasi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan pendataan dan penagihan aktif di lapangan.

Melalui UPTD Pelayanan Pajak Mamuju, langkah konkret dilakukan dengan menyasar sektor potensial pajak alat berat di Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju.

Memasuki pekan kedua pelaksanaan, tim khusus yang dibentuk Bapenda turun langsung menyisir wilayah. Pada Rabu–Kamis (29–30 April 2026), pendataan difokuskan di Kecamatan Tapalang dan membuahkan hasil signifikan.

Kepala UPTD Pelayanan Pajak Mamuju, Rosianah M. Nadir, mengatakan strategi pembagian tim menjadi kunci efektivitas kerja di lapangan.

“Kami membagi tim agar seluruh wilayah terjangkau. Pendataan ini penting untuk memperluas basis pajak, khususnya alat berat yang memiliki potensi besar namun belum seluruhnya terdata,” ujarnya.

Tim lapangan yang dikoordinir Mastur, Herly, dan Renal berhasil menemukan data baru yang sebelumnya belum tercatat. Salah satunya perusahaan CV XXX 27 di Kelurahan Kasambang, Kecamatan Tapalang.

Dari hasil pendataan, perusahaan tersebut diketahui memiliki sejumlah alat berat, yakni dua unit excavator merek KOTRAK, satu unit SANWAR, dan dua unit LIGMA.

Temuan ini menunjukkan masih adanya potensi pajak alat berat yang belum tergali optimal. Data diperoleh langsung dari hasil pendataan lapangan, sementara dokumen pendukung seperti faktur kepemilikan masih dalam proses pelengkapan.

Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan kegiatan pendataan dan penagihan aktif akan terus digencarkan di seluruh wilayah.

“Kami mendorong seluruh UPTD tidak hanya menunggu, tetapi aktif turun ke lapangan. Data yang akurat menjadi kunci optimalisasi penerimaan daerah,” tegasnya.

Upaya ini juga sejalan dengan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Bapenda Sulbar optimistis potensi pajak daerah, khususnya dari sektor alat berat, dapat terus ditingkatkan guna mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Rls/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *