MAMUJU, SOROTANPENA.ID – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat menggelar Pertemuan Analisis Data Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) sebagai langkah strategis dalam memperkuat perencanaan program kesehatan berbasis data.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 8–10 Maret 2026 di Hotel dMaleo Mamuju dan diikuti oleh pengelola program kesehatan ibu dan anak dari enam kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat.
Pertemuan ini bertujuan melakukan analisis secara komprehensif terhadap berbagai indikator kesehatan ibu dan anak. Beberapa indikator yang dianalisis antara lain capaian pelayanan kesehatan ibu hamil, persalinan di fasilitas kesehatan, pelayanan bayi baru lahir, serta berbagai faktor risiko yang dapat memengaruhi kesehatan ibu dan anak di daerah.
Melalui analisis data yang lebih mendalam, para pengelola program diharapkan dapat menyusun langkah-langkah intervensi yang lebih tepat sasaran dalam upaya menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu serta bayi di Sulawesi Barat.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa penguatan analisis data menjadi kunci dalam merumuskan kebijakan dan program kesehatan yang lebih efektif.
“Data kesehatan ibu dan anak harus dikelola dengan baik agar dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan. Dengan analisis yang tepat, kita dapat mengetahui berbagai tantangan di lapangan sekaligus menentukan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak,” ujar dr. Nursyamsi Rahim.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak di seluruh wilayah Sulawesi Barat.
Pelaksanaan pertemuan ini sejalan dengan visi pembangunan Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera yang digagas oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan pelayanan kesehatan sejak masa kehamilan hingga masa pertumbuhan anak. (Adv/Rls)













