MAMUJU, SOROTANPENA.ID — Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menghadiri pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan 72 pejabat di Ballroom Andi Depu, Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Rabu (28/10/2026).
Pelantikan dipimpin Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka. Sebanyak sembilan pejabat administrator dan 63 pejabat fungsional ahli madya dilantik untuk menyegarkan organisasi serta mengisi jabatan yang kosong karena pejabat sebelumnya memasuki masa pensiun.
Dalam sambutannya, Suhardi Duka menegaskan bahwa proses pelantikan telah mengikuti mekanisme dan ketentuan yang berlaku, termasuk memperoleh persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Semua yang kita lantik hari ini sudah melalui mekanisme dari BKN. Perteknya ada baru kita lantik, jadi Insya Allah tidak ada lagi masalah,” ujar Suhardi Duka.
Ia menjelaskan, mutasi, rotasi, dan promosi merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan. Penataan jabatan diperlukan untuk menjaga kelancaran organisasi sekaligus menyesuaikan kebutuhan dan kapasitas aparatur dengan beban kerja.
Gubernur juga menyampaikan bahwa evaluasi kinerja pejabat akan dilakukan secara menyeluruh pada Januari mendatang, termasuk terhadap pejabat eselon II. Evaluasi ini bertujuan memastikan setiap pejabat menjalankan tugas sesuai kapasitas dan tanggung jawabnya.
“Jabatan itu tidak selamanya melekat pada diri kita,” tegasnya, mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Nursyamsi hadir bersama jajaran perangkat daerah dalam agenda penataan organisasi di lingkungan Pemprov Sulbar tersebut.
Penataan birokrasi ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan profesionalisme aparatur serta kualitas pelayanan publik, sejalan dengan visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera”. (Adv/Rls)






