MAMUJU, SOROTANPENA.ID — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat melalui Tim Kerja Promosi Kesehatan, Kesehatan Komunitas dan Kelompok Rentan (Promkeskomtan) menggelar Sharing Session Promkes SIOLA dengan tema “Posyandu Berprestasi Tingkat Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026”, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung secara daring tersebut diikuti oleh petugas promosi kesehatan (Promkes) Puskesmas serta kader Posyandu dari berbagai wilayah di Sulawesi Barat.
Sharing Session Promkes SIOLA menjadi wadah berbagi pengalaman, pembelajaran, dan penguatan koordinasi dalam mendorong Posyandu agar semakin aktif, inovatif, serta mampu memberikan pelayanan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, hadir dua narasumber yang membagikan pengalaman praktik baik di lapangan. Sri Rahayu Hartina Bahari, Kader Posyandu Ujung Parappe, menyampaikan pengalaman terkait aksi nyata dan pengelolaan kegiatan Posyandu berbasis masyarakat.
Sementara itu, Bdn. Nurdiana, S.Keb., Bidan Desa Lalatedzong, memaparkan pengalaman mengenai penguatan pelayanan kesehatan serta pemberdayaan masyarakat melalui peran Posyandu.
Ketua Tim Kerja Promkeskomtan DKPPKB Sulbar, Muh Saleh, yang bertindak sebagai moderator, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperluas pembelajaran dari berbagai inovasi yang telah dilakukan kader dan tenaga kesehatan di lapangan.
“Pengalaman baik dari Posyandu yang telah berjalan perlu dibagikan agar dapat menjadi inspirasi bagi Puskesmas dan kader lainnya. Posyandu bukan hanya tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan masyarakat yang membutuhkan kolaborasi dan inovasi,” ujar Muh Saleh.
Ia menambahkan, penguatan Posyandu harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari kader, tenaga kesehatan, pemerintah desa, hingga masyarakat.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menjadikan Posyandu lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta mendukung peningkatan kualitas kesehatan keluarga di Sulawesi Barat.
Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa Sharing Session Promkes SIOLA merupakan bagian dari upaya membangun budaya berbagi pengalaman, belajar bersama, dan komunikasi interaktif antara petugas Promkes dengan para kader Posyandu.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat penyebarluasan inovasi serta praktik baik Posyandu di enam kabupaten se-Sulawesi Barat.
Melalui kegiatan ini, DKPPKB Sulbar terus mendorong terwujudnya Posyandu yang kuat, aktif, dan inovatif sebagai bagian dari penguatan pelayanan kesehatan primer serta pemberdayaan masyarakat.
Upaya tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat menuju Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka. (Adv/Rls)






