Mamasa, SorotanPena.Id – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat turut berperan sebagai narasumber dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu yang digelar oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3A dan PMD) Provinsi Sulawesi Barat, pada 27–28 April 2026 di Hotel Sajojo, Kabupaten Mamasa.
Kegiatan ini diikuti 84 kader Posyandu dari 12 desa lokus Program PASTI PADU, sebagai upaya meningkatkan kapasitas kader dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar sekaligus memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan layanan kesehatan berbasis masyarakat.
Pelaksanaan di Kabupaten Mamasa merupakan kelanjutan dari pelatihan serupa yang sebelumnya telah dilaksanakan di Kabupaten Majene dan Polewali Mandar pada Maret 2026. Dengan demikian, Mamasa menjadi kabupaten ketiga dalam rangkaian penguatan kapasitas kader Posyandu di Sulawesi Barat.
Dalam pelatihan tersebut, DKPPKB Sulbar menghadirkan dua narasumber dari tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, yakni Wawan Iskandar dan Adryani Sirandan. Keduanya menyampaikan materi terkait penguatan peran kader dalam edukasi kesehatan serta perubahan perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat.
Materi yang diberikan menekankan pentingnya peran kader dalam komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE), termasuk dalam mendukung layanan Posyandu terintegrasi sepanjang siklus hidup.
Kegiatan ini sejalan dengan visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera” di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, khususnya dalam mendukung Panca Daya ke-3, yakni pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter melalui penguatan kapasitas kader sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan.
Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, secara terpisah menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas kader Posyandu menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat desa dan kelurahan.
“Kader Posyandu memiliki peran strategis dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Melalui pelatihan ini, diharapkan kader semakin kompeten dalam memberikan edukasi serta mampu menjadi penggerak perubahan perilaku hidup sehat di lingkungannya,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kader Posyandu di Kabupaten Mamasa semakin meningkat pengetahuan dan keterampilannya, sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal dan berdampak pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh. (Adv/Rls)






