Mamuju, SorotanPena.Id – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kinerja antara Kepala Dinas dengan para pejabat administrator lingkup DKPPKB Sulbar.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Ammana Wewang DKPPKB Sulawesi Barat, Kamis, 2 April 2026, sebagai bagian dari upaya penguatan akuntabilitas dan komitmen kinerja perangkat daerah di bidang kesehatan, pengendalian penduduk, dan keluarga berencana. Langkah ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap visi pembangunan daerah, yaitu “Sulbar Maju dan Sejahtera” di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.
Penandatanganan Perjanjian Kinerja dilakukan oleh Kepala Dinas bersama para pejabat administrator, di antaranya Sekretaris, Kepala Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Lanjutan, Farmasi dan Alat Kesehatan, serta Kepala UPTD Laboratorium Kesehatan Masyarakat di lingkungan DKPPKB Sulbar.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa Perjanjian Kinerja merupakan instrumen penting dalam memastikan setiap program dan kegiatan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
“Perjanjian Kinerja bukan sekadar dokumen administratif, tetapi merupakan komitmen bersama untuk mencapai hasil yang terukur, berdampak, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, setiap pejabat memiliki tanggung jawab untuk memastikan pelaksanaan program berjalan efektif, efisien, serta selaras dengan prioritas pembangunan daerah.
Melalui penandatanganan ini, diharapkan seluruh jajaran DKPPKB Sulawesi Barat semakin memperkuat integritas, profesionalisme, serta fokus pada pencapaian kinerja yang berorientasi pada hasil.
Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan serta pengendalian penduduk yang berkelanjutan di Sulawesi Barat. (Adv/Rls)









